Tidak Tahan Lama

208

Tanya dr Andi:

Saya sering sulit bertahan lama, paling 1 menit sudah tidak tahan. Bagaimana agar bisa tahan lama dalam berhubungan ya dok? Terimakasih sebelumnya.

Bpk. H di S.

Jawab dr Andi:

Menurut survei, untuk mencapai kepuasan, rata-rata lama berhubungan intim antara 7-12 menit. Tapi ini tentunya sangat bervariasi. Sebetulnya yang penting adalah bila kedua pihak sudah bisa mencapai puncak, sudah cukup.

Kenapa ada orang yang bisa bertahan lama, dan ada yang tidak? Ini tergantung dari kebiasaan, mental psikis, kadar hormonal, dukungan dari pasangan, pengalaman seksual di masa lalu.

Pada orang yang sudah biasa melakukan hubungan intim dan sudah beberapa tahun menikah seharusnya sudah bisa mengontrol lamanya hubungan intim.

Kepercayaan diri akan meningkatkan lamanya hubungan intim dan mengontrol lamanya ejakulasi. Banyak yang minder dan tidak pede (percaya diri), apakah bisa memuaskan istri, jadi malah tidak bisa bertahan lama.

Kadar hormon yang rendah dan tidak seimbang akan menyulitkan untuk bisa menahan keluarnya sperma. Akibatnya tidak bisa tahan lama.

Istri harus menyadari bahwa tidak tahan lama itu bukan kemauan suami, tapi memang ia tidak bisa menahan. Seringkali istri menyangka suami egois dan tidak mau memberinya kepuasan. Bukan itu.

Pengalaman sering memuaskan diri sendiri/ masturbasi dengan terburu buru bisa terbawa sampai setelah menikah, akhirnya terbiasa berhubungan intim dengan cepat, akhirnya tidak bisa tahan lama.

Untuk dapat mengontrol lamanya ejakulasi, perlu waktu dan kesabaran.  Pertama, istri jangan mengolok-olok dan jangan menyepelekan kemampuan suami yang memang masih tidak tahan lama. Malah istri memberi suami dorongan agar tidak minder, biar saja cepat keluar, istri sabar. Tidak mudah untuk bersabar, tapi perlu dicoba.

Kedua, suami berlatih penguatan otot dasar panggul, yaitu Kegel exercise. Caranya sudah banyak yang tahu: seperti/ seakan akan menahan aliran kemih selama 10-30 detik. Ini dilakukan sehari 10-20 kali pagi dan sore.

Ketiga, dokter akan memeriksa kadar hormon apa saja yang diperlukan, dan bila ada yang tidak seimbang atau rendah, akan diberikan hormon yang sesuai.

Keempat, lebih lama dalam melakukan foreplay atau pemanasan, sehingga istri dan suami lebih siap sebelum melakukan hubungan intim. Kelima, mencari posisi dimana suami lebih bisa mengontrol bila sudah hampir keluar sperma.

Hubungan suami istri bukan segala-galanya, tapi perlu diupayakan agar hubungan lebih harmonis. Semua perlu pemeliharaan, termasuk dalam hal seksualitas. (*/zal)