Temukan Mayat Nelayan dengan Bekas Luka

173
DIANGKAT: Petugas memindahkan jasad Karyono yang ditemukan di Sluke ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang kemarin.  (KHOLID HAZMI/RADAR KUDUS)
DIANGKAT: Petugas memindahkan jasad Karyono yang ditemukan di Sluke ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang kemarin.  (KHOLID HAZMI/RADAR KUDUS)

RADARSEMARANG.COM, REMBANG – Nelayan asal Juwana, Pati, Karyono ditemukan di perairan Sluke, Rembang, tak bernyawa. Kondisinya ada beberapa bekas luka. Baik lebam ataupun sobek. Polisi mendalami identitas dan penyebab kematian korban.

Mayat itu ditemukan Kusmin. Dia kaget ketika melihat ada mayat laki-laki mengambang di laut. Posisinya tengkurap. Mayat itu hanya mengenakan celana pendek. Lokasinya sekitar satu mil dari Pantai Dukuh Pendok, Desa Manggar, Kecamatan Sluke.

Mayat itu ditemukan Kusmin saat hendak pulang dari melaut sekitar pukul 08.00 kemarin. Dia kemudian memberitahukan rekannya. Mereka berinsiatif mengangkat mayat tersebut ke atas kapal.

Kemudian dibawa menuju daratan memakai perahu rekannya, Sahuri. Kedua warga itu merupakan nelayan dari desa setempat. Sesampainya di darat, mereka melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Sluke.

Tak ada satupun identitas yang ditemukan dari mayat tersebut. Hanya ciri-ciri fisik yang bisa diketahui. Tingginya sekitar 160 sentimeter. Berat badannya kira-kira 80 kilogram. Badannya tampak gemuk. Usianya 36 tahun.

Pada jari telunjuk tangan kanan ada bekas amputasi. Lalu, ada kunci sepeda motor Suzuki yang terikat di celana pendek korban. Hanya itu yang bisa dikenali dari kondisi fisik korban.

Namun, di beberapa bagian tubuh korban ditemukan luka. Pelipis mata kanan korban sobek. Mata kiri korban ada bekas lebam. Pipi kiri korban juga terluka. Luka lebam juga ditemukan di dada korban. Betis kanan dan kiri korban juga terluka.

Dilihat dari darahnya, masih segar. Kondisi jasadnya juga belum kaku. Kemungkinan korban meninggal beberapa jam sebelum ditemukan oleh nelayan. Mayat korban lalu dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno untuk diperiksa.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Kurniawan Daeli membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Setelah didalami pihaknya, mayat tersebut bernama Karyono berasal dari Desa Pekuwon, Juwana, Pati. Pekerjaannya sebagai nelayan.

Kapolsek Sluke AKP Sunarmin menambahkan, dugaan sementara korban meinnggal dunia karena depresi. Itulah yang menjadi dugaan penyebab kematian korban. ”Dari keluarga, korban depresi dan keluyuran,” jelasnya. (lid/ris/bas)