Pands Andalkan Kain Sifon dan Katun Spandek

1893
Foto-Foto : Dokumen Pands Collection For Jawa Pos Radar Semarang
Foto-Foto : Dokumen Pands Collection For Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.COM – KESADARAN orang tua terhadap pentingnya penanaman nilai-nilai keagamaan yang menguat, mendorongnya mendidik sang anak untuk melakukan hal yang sama. Implementasi tersebut semakin kentara saat Ramadan, momentum kaum muslimin meningkatkan nilai-nilai religiusitasnya dan puncaknya adalah Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Tidak hanya memasukkan anak-anaknya ke berbagai pesantren kilat, tapi juga menutup aurat dalam berbusana. Mereka memilihkan anak-anaknya dengan busana muslim dan muslimah. Secara tidak langsung menanamkan pada anak moral agamis sejak dini.

Marcom Pands Collection, Kartika Ayu Pujamurti mengungkapkan bahwa karakter anak yang berada dalam masa pertumbuhan, tentu sangat aktif dan melakukan beragam aktivitas. Karena itulah, Pands Collection menyediakan beragam busana muslim anak dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak panas.

Untuk busana perempuan, lebih banyak mengandalkan kain kaos spandek dan sifon. Sedangkan busana laki-laki menggunakan kain katun Jepang, katun biasa maupun jins yang dikombinasi sehingga menghasilkan model yang beragam. “Motif kain untuk anak putri, kotak-kotak, pulkadot dan bunga-bunga. Sedangkan anak laki-laki cenderung basic dengan variasi potongan,” tuturnya.

Dari sisi model, untuk busana anak putri mengikuti kaum dewasa. Tahun lalu trennya adalah busana muslim atasan dan bawahan serta jilbab yang selaras. Namun tahun 2018 ini, busana anak terusan dan kerudung senada paling dicari. “Ini selaras dengan tingkat kesadaran para orang tuanya. Apalagi pemilihan baju anak, juga sangat dipengaruhi selera orang tua masing-masing juga,” tuturnya.

Diakuinya, selera busana muslimah menghadapi Lebaran 2018 ini adalah terusan dengan jilbab model pinguin. “Para orang tua, tentunya ingin memakai baju seragam atau selaras dalam satu keluarga,” tuturnya.

Untuk harga busana muslim anak, Pands Collection menyediakan beragam segmen. Mulai yang paling murah hanya Rp 90 ribu hingga Rp 270 ribu atau lebih. “Kami terus melakukan repeat order tiap hari. bahkan modelnya tiap harus terus berganti, sehingga konsumen memiliki banyak pilihan untuk mempercantik dan memperbagus putra-putrinya saat Lebaran nanti,” tuturnya.

Stok baju dewasa tetap lebih banyak, sekitar 70 persen dibandingkan busana anak-anak yang sekitar 30 persen saja. “Namun beragam motif yang disediakan, insyaallah sudah bisa mewakili kebutuhan dan harapan konsumen. Kami terus melakuka inovasi dari sisi motif dan model sehingga lebih variatif produknya,” kata Tika.

Tika menambahkan tips memilih busana untuk anak, terpenting adalah busana tersebut nyaman bagi anak dalam segala aktivitas. Yakni dengan kain katun yang lembut yang menyerap keringat. Warna baju yang sesuai dengan kulit,  karakter anak dan tidak mudah kotor. Untuk desain baju, terpenting simple namun tetap enak dipandang. Dan ukuran yang tepat dan pas di badan. (ida)