33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Pands Andalkan Kain Sifon dan Katun Spandek

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – KESADARAN orang tua terhadap pentingnya penanaman nilai-nilai keagamaan yang menguat, mendorongnya mendidik sang anak untuk melakukan hal yang sama. Implementasi tersebut semakin kentara saat Ramadan, momentum kaum muslimin meningkatkan nilai-nilai religiusitasnya dan puncaknya adalah Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Tidak hanya memasukkan anak-anaknya ke berbagai pesantren kilat, tapi juga menutup aurat dalam berbusana. Mereka memilihkan anak-anaknya dengan busana muslim dan muslimah. Secara tidak langsung menanamkan pada anak moral agamis sejak dini.

Marcom Pands Collection, Kartika Ayu Pujamurti mengungkapkan bahwa karakter anak yang berada dalam masa pertumbuhan, tentu sangat aktif dan melakukan beragam aktivitas. Karena itulah, Pands Collection menyediakan beragam busana muslim anak dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak panas.

Untuk busana perempuan, lebih banyak mengandalkan kain kaos spandek dan sifon. Sedangkan busana laki-laki menggunakan kain katun Jepang, katun biasa maupun jins yang dikombinasi sehingga menghasilkan model yang beragam. “Motif kain untuk anak putri, kotak-kotak, pulkadot dan bunga-bunga. Sedangkan anak laki-laki cenderung basic dengan variasi potongan,” tuturnya.

Dari sisi model, untuk busana anak putri mengikuti kaum dewasa. Tahun lalu trennya adalah busana muslim atasan dan bawahan serta jilbab yang selaras. Namun tahun 2018 ini, busana anak terusan dan kerudung senada paling dicari. “Ini selaras dengan tingkat kesadaran para orang tuanya. Apalagi pemilihan baju anak, juga sangat dipengaruhi selera orang tua masing-masing juga,” tuturnya.

Diakuinya, selera busana muslimah menghadapi Lebaran 2018 ini adalah terusan dengan jilbab model pinguin. “Para orang tua, tentunya ingin memakai baju seragam atau selaras dalam satu keluarga,” tuturnya.

Untuk harga busana muslim anak, Pands Collection menyediakan beragam segmen. Mulai yang paling murah hanya Rp 90 ribu hingga Rp 270 ribu atau lebih. “Kami terus melakukan repeat order tiap hari. bahkan modelnya tiap harus terus berganti, sehingga konsumen memiliki banyak pilihan untuk mempercantik dan memperbagus putra-putrinya saat Lebaran nanti,” tuturnya.

Stok baju dewasa tetap lebih banyak, sekitar 70 persen dibandingkan busana anak-anak yang sekitar 30 persen saja. “Namun beragam motif yang disediakan, insyaallah sudah bisa mewakili kebutuhan dan harapan konsumen. Kami terus melakuka inovasi dari sisi motif dan model sehingga lebih variatif produknya,” kata Tika.

Tika menambahkan tips memilih busana untuk anak, terpenting adalah busana tersebut nyaman bagi anak dalam segala aktivitas. Yakni dengan kain katun yang lembut yang menyerap keringat. Warna baju yang sesuai dengan kulit,  karakter anak dan tidak mudah kotor. Untuk desain baju, terpenting simple namun tetap enak dipandang. Dan ukuran yang tepat dan pas di badan. (ida)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Februari, MAJT-TV Diluncurkan

SEMARANG – Televisi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) atau MAJT-TV segera direalisasikan. Rencananya, paling lambat awal Februari MAJT-TV sudah mengudara untuk kepentingan syiar Islam...

Gali Potensi Desa

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Magelang diminta ikut menggali dan mendorong potensi di desa-desa untuk dijadikan objek wisata yang menarik. Tujuannya untuk memperluas kawasan wisata. Permintaan itu...

Ujian Dari Tim Bertabur Bintang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS akan kembali melakoni laga uji coba keempat. Sore (10/1) nanti, tim berjuluk Mahesa Jenar akan dijamu kontestan yang juga tim...

Empat Pebasket Putri Jateng Menuju SEA Games

SEMARANG – Empat atlet basket putri asal Jateng yaitu Yuni Anggraeni, Natasha Debby, Mariam Ulfah, dan Dyah Lestari saat ini tengah bergabung dalam seleksi...

Satlantas Buka Tempat Latihan Ujian SIM

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Banyak masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, khususnya saat mereka dianggap tak lolos dalam ujian praktek mengemudi...

Upgris Beri Ruang Kreativitas Pelajar lewat Festival Drama

SEMARANG - Sebanyak 15 sekolah setingkat SMA-SMK mengikuti Festival Drama Tingkat Jawa Tengah di Universitas PGRI (Upgris) Semarang. Mereka menampilkan berbagai lakon yang ditulis...