33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Cegah Kemacetan, Rapatkan Pagar Pembatas Overpass

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Pelaksana overpass Manahan segera merapatkan pagar pembatas proyek untuk memberikan ruang lebih luas bagi pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan Manahan selama libur Lebaran.

Pelaksana proyek PT Yasa Patria Perkasa Ari Wahyudi mengatakan, sebelum pagar dirapatkan, pihaknya lebih dahulu memindahkan alat berat untuk memberikan ruang lebih luas.

Ruang tersebut nantinya untuk menata pagar pembatas di Jalan Hasanuddin, Jalan M.T. Haryono, dan sekitar Jalan Adi Sucipto (kawasan Manahan).

“Setelah kita rapatkan, kendaraan akan lebih leluasa saat melintasi kawasan sekitar proyek. Tapi, kendaraan besar tetap tidak boleh melintas,” terang Ari kemarin (9/6).

Selain itu, pihaknya juga menyediakan posko sementara di sisi utara perlintasan kereta api Manahan. Posko tersebut bisa dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat atau sekadar mencari informasi lalu lintas di Kota Bengawan.

“Ini sesuai imbauan pemerintah kota. Selain itu, merupakan tanggung jawab pelaksana proyek untuk menyediakan posko informasi bagi masyarakat,” ucapnya.

Menyikapi imbauan pemerintah terkait penghentian sementara bagi proyek pengadaan infrastruktur selama masa angkutan Lebaran pada H-7 hingga H-4, pelaksana overpass Manahan memilih waktu H-4. Itu guna memaksimalkan pengerjaan sembari merapatkan pagar pembatas proyek.

“Kita kebut pengerjaan sebelum libur Lebaran biar (proyek, Red) tidak molor,” kata dia.

Terkait progress overpass Manahan, Ari menyebut sudah mencapai 30 persen. Pengerjaan yang sudah dilakukan berupa pembangunan struktur utama bentang jembatan (abutment) serta sejumlah tiang utama lainnya.

“Seminggu terakhir kami bisa melakukan pengecoran sampai 200 kubik per hari, padahal biasanya itu 150 per hari. Soal libur, nanti pengamanan tetap ditempatkan di lokasi proyek dan untuk membantu pengendara jalan,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Dishub) Surakarta Ari Wibowo meminta pengguna jalan ekstrawaspada ketika melintasi kawasan proyek overpass Manahan.

“Meskipun space semakin besar, tetap kami imbau masyarakat berhati-hati di kawasan proyek dan mematuhi rambu-rambu. Bus tetap tidak diperkenankan masuk atau melintas di sekitar proyek,” tandasnya. (ves/wa/bas)

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

Pembatasan Penggunaan Gadget dalam Pembelajaran Tata Boga

RADARSEMARANG.COM - PENGGUNAAN gadget oleh kalangan pelajar saat ini, cukup memprihatinkan bagi para guru pada umumnya. Termasuk bagi guru tata boga. Persoalan muncul pada...

Akal Sehat dan Nasionalisme

>> Jadi Fikri, FB 1 Juni 2018: Apa yang menghalangi Indonesia bisa melakukan ini? (Soal peternakan kolektif). KOMENTAR DISWAY: Singkat: Hanya satu: kemauan. Panjang dikit: Sudah ada beberapa inisiatif menuju...

Pasar Mranggen Digelontor Rp 23 M

DEMAK - Pembangunan Pasar Mranggen akan dilanjut pada 2018 mendatang, dengan anggaran sebesar Rp 23 miliar. Ketua Komisi C DPRD Demak, Sudarno mengatakan, anggaran Rp...

Perpustakaan Turut Membina UKM

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Walaupun bergerak dalam bidang literasi dan kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang turut membina masyarakat Batang dalam bidang ekonomi. Salah satunya...

Rendah, Kualitas ALPTKSI Terus Digenjot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rendahnya mutu pendidikan saat ini terus menjadi perhatian pemerintah dari segi sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana. Misalnya saja lembaga...

Babak Baru Sekolah Menengah Kejuruan

RADARSEMARANG.COM - BABAK Baru Sekolah Menengah Kejuruan diawali dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan untuk meningkatkan...