Buruh Gentong Terima THR Setengah UMK

174
BISA LEBARAN: Para karyawan PR Gentong Gotri menerima THR di LIK Megawon belum lama ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
BISA LEBARAN: Para karyawan PR Gentong Gotri menerima THR di LIK Megawon belum lama ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Janji PR Gentong Gotri memberikan THR ditepati. Meski tidak penuh, 1.151 karyawan menerima THR di LIK Megawon. Namun, untuk gaji akan diberikan setelah aset perusahaan terjual.

Sebelumnya, PR Gentong Gotri memutus hubungan kerja dengan karyawannya sejak 26 Januari 2016. Tidak jelas penyebabnya. Diperkirakan perusahaan rokok ini mengalami kebangkrutan. Untuk itu, 1.151 pekerja di-PHK. Mereka ini pekerja bulanan, borongan, dan harian.

Setelah di PHK, semestinya perusahaan memberikan pesangon. Uang tersebut rencananya diberikan pada 31 Desember 2017. Namun hingga kini belum dibayarkan. Padahal pabrik Gentong Gotri unit Kudus di perempatan Sleko sudah dijual. Kendati demikian, pihaknya berjanji akan memberikan THR kepada karyawan.

Kuasa hukum pekerja Daru Handayo mengaku, mediasi sebelumnya, PT Gentong Gotri  berjanji memberikan THR karyawan. Hal itu sudah dipenuhi dua hari lalu. ”Sejak awal Puasa kami sudah upayakan agar PR Gentong Gotri memberikan THR kepada karyawan. Maka karyawan mendapatkan haknya,” terangnya.

Daru – sapaan akrabnya – mengatakan THR yang diberikan ke karyawan Rp 945 ribu. Kendati setengah Upah Minimum Kabupaten (UMK) pihaknya mengapresiasi PR Gentong Gotri karena memikirkan nasib karyawan.

Sedangkan pesangon akan diberikan setelah aset perusahaan terjual. Pihaknya juga membantu menjual asetnya. Setelah terjual, uangnya akan diberikan ke karyawan. ”Kami berharap ada yang mau membeli aset perusahaan. Karena semakin lama aset itu terjual, semakin lama pula pasangon yang diberikan kepada karyawan. Ya kasihan,” jelasnya. (mal/ris/bas)