33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Bidik Eks Gelandang Persela

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang tampaknya mulai tancap gas memburu satu stok kuota pemain asing Asia yang baru saja ditinggalkan oleh gelandang asal Kyrgyzstan, Akhlidin Israilov yang telah resmi dicoret.

Sejumlah nama kini telah berada di genggaman manajemen dan tim pelatih. Salah satu yang paling terlihat adalah nama gelandang Timor Leste keturunan Brasil, Thiago Fernandez yang saat ini telah bergabung bersama latihan tim berjuluk Mahesa Jenar.

Sejumlah nama lain juga muncul di permukaan yaitu gelandang asal Jepang yang pernah berkostum Persela Lamongan di musim 2017 lalu yaitu Kosuke Yamazaki Uchida. Manajemen PSIS kabarnya tengah menjalin komunikasi dengan gelandang 30 tahun itu.

Kosuke sendiri saat ini tengah berkostum Yangon United yang tampil di Liga Myanmar.”Prinsipnya kami ingin mencari pemain yang kualitasnya lebih baik dari Akhlidin. Beberapa pemain memang tengah kami jajaki, termasuk Kosuke. Tapi baru sebatas komunikasi saja,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Selain pemain asing, Liluk mengatakan, manajemen dan pelatih Mahesa Jenar juga tengah berburu pemain lokal di jeda transfer putaran kedua mendatang. Dengan harapan PSIS bisa tampil lebih moncer dibanding putaran pertamma ini yang masih berkutat di zona degradasi.

Namun selain memburu, Liluk juga mengatakan, PSIS akan melakukan sejumalh evaluasi. Menurutnya bisa saja di bursa transfer mendatang Mahesa Jenar juga akan melepas sejumlah nama pemain lokal.

“Semua akan kami evaluasi. Tapi tentunya itu bertahap. Dan saat ini kami masih memiliki empat pertadningan tersisa sebelum putaran pertama selesai. Kami akan fokus dulu menatap sisa pertandingan tersebut,” sambung Liluk.

Sementara setelah berhasil menang tipis 1-0 atas Borneo FC pada laga pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (6/6) malam head coach Vincenzo Alberto Annese mengaku timnya sedang dalam tren positif.

“Saya senang dengan kemenangan lawan Borneo. Terpenting, kami memenangkan pertandingan bukan karena individual pemain, namun seni permainan dan kerja sama yang solid,” kata Annese usai pertandingan.

Pelatih asal Italia itu mengaku timnya butuh kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Apalagi, lanjut dia, Borneo FC memberikan perlawanan hebat, terutama di babak pertama. Skuat Pesut Etam setidaknya memiliki dua peluang emas lewat Lerbi Eliandry dan Srdjan Lopicic, namun gagal berbabuah gol.

Annese menyebut strategi serangan balik yang dirancang timnya berjalan baik. Proses gol Hari Nur Yulianto berawal dari counter attack cepat melalui Gilang Ginarsa, Bruno Silva, hingga Hari Nur.”Berkat counter attack kami bisa membuahkan gol untuk PSIS. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan secara penuh untuk kami,” ucapnya. (bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prioritaskan 10 Raperda

MAGELANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang akhirnya menyepakati program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kota Magelang Tahun 2018 mendatang. Disepakati ada 10...

Siapkan Tari Kolosal 400 Orang

MAGELANG – Prosesi budaya Grebek Gethuk akan mebali digelar pada Minggu (16/4) mendatang di Alun-alun Kota Magelang. Acara ini merupakan puncak peringatan Hari Jadi...

Bertekad Ciptakan Sumber Daya Tangguh

Memiliki background pendidikan di bidang psikologi membuat Esti Widyandasari terjun di dunia sumber daya manusia. Istri dari Ariwan Ardianto ini punya riwayat pekerjaan sebagai...

Bidik Pembangunan Sektor Pendidikan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Selain infrastruktur sektor pendidikan di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen juga menjadi bidikan untuk dibangun. Kepala Desa (Kades) Lemah Ireng, Kabul...

Cabang Temanggung Kucurkan Rp 7,5 Miliar

TEMANGGUNG—Ngopi Bareng Mas Ganjar di halaman Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (23/9) malam, berlangsung gayeng. Masyarakat bebas menyampaikan uneg-unegnya kepada sang gubernur, Ganjar Pranowo....

Irigas Rusak, Petani Kwasen Terancam Gagal Tanam

KAJEN- Lebih dari 138 hektare sawah di Desa Kwasen dan Desa Langensari, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengalami kekeringan karena rusaknya saluran irigasi. Tidak ada...