Bidik Eks Gelandang Persela

3293
BIDIK PEMAIN ANYAR: Manajemen PSIS tengah memburu pemain anyar untuk menggantikan pos yang ditinggalkan Akhlidin. Inzet: Bidikan PSIS, Kosuke Yamazaki Uchida saat berkostum Persela Lamongan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)
BIDIK PEMAIN ANYAR: Manajemen PSIS tengah memburu pemain anyar untuk menggantikan pos yang ditinggalkan Akhlidin. Inzet: Bidikan PSIS, Kosuke Yamazaki Uchida saat berkostum Persela Lamongan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RADAR BOJONEGORO)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang tampaknya mulai tancap gas memburu satu stok kuota pemain asing Asia yang baru saja ditinggalkan oleh gelandang asal Kyrgyzstan, Akhlidin Israilov yang telah resmi dicoret.

Sejumlah nama kini telah berada di genggaman manajemen dan tim pelatih. Salah satu yang paling terlihat adalah nama gelandang Timor Leste keturunan Brasil, Thiago Fernandez yang saat ini telah bergabung bersama latihan tim berjuluk Mahesa Jenar.

Sejumlah nama lain juga muncul di permukaan yaitu gelandang asal Jepang yang pernah berkostum Persela Lamongan di musim 2017 lalu yaitu Kosuke Yamazaki Uchida. Manajemen PSIS kabarnya tengah menjalin komunikasi dengan gelandang 30 tahun itu.

Kosuke sendiri saat ini tengah berkostum Yangon United yang tampil di Liga Myanmar.”Prinsipnya kami ingin mencari pemain yang kualitasnya lebih baik dari Akhlidin. Beberapa pemain memang tengah kami jajaki, termasuk Kosuke. Tapi baru sebatas komunikasi saja,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Selain pemain asing, Liluk mengatakan, manajemen dan pelatih Mahesa Jenar juga tengah berburu pemain lokal di jeda transfer putaran kedua mendatang. Dengan harapan PSIS bisa tampil lebih moncer dibanding putaran pertamma ini yang masih berkutat di zona degradasi.

Namun selain memburu, Liluk juga mengatakan, PSIS akan melakukan sejumalh evaluasi. Menurutnya bisa saja di bursa transfer mendatang Mahesa Jenar juga akan melepas sejumlah nama pemain lokal.

“Semua akan kami evaluasi. Tapi tentunya itu bertahap. Dan saat ini kami masih memiliki empat pertadningan tersisa sebelum putaran pertama selesai. Kami akan fokus dulu menatap sisa pertandingan tersebut,” sambung Liluk.

Sementara setelah berhasil menang tipis 1-0 atas Borneo FC pada laga pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (6/6) malam head coach Vincenzo Alberto Annese mengaku timnya sedang dalam tren positif.

“Saya senang dengan kemenangan lawan Borneo. Terpenting, kami memenangkan pertandingan bukan karena individual pemain, namun seni permainan dan kerja sama yang solid,” kata Annese usai pertandingan.

Pelatih asal Italia itu mengaku timnya butuh kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Apalagi, lanjut dia, Borneo FC memberikan perlawanan hebat, terutama di babak pertama. Skuat Pesut Etam setidaknya memiliki dua peluang emas lewat Lerbi Eliandry dan Srdjan Lopicic, namun gagal berbabuah gol.

Annese menyebut strategi serangan balik yang dirancang timnya berjalan baik. Proses gol Hari Nur Yulianto berawal dari counter attack cepat melalui Gilang Ginarsa, Bruno Silva, hingga Hari Nur.”Berkat counter attack kami bisa membuahkan gol untuk PSIS. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan secara penuh untuk kami,” ucapnya. (bas)