Tenaga Pendidik Non PNS Terima Insentif 

297
BANTUAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menyerahkan bantuan insentif kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. (ISTIMEWA)
BANTUAN: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menyerahkan bantuan insentif kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebagai bentuk perhatian dan terimakasih Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan kepada para tenaga pendidik non PNS di Kabupaten Pekalongan Pemda Pekalongan memberikan bantuan kepada 1.915 tenaga pendidik, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen kemarin (7/6).

Penerima bantuan tersebut terdiri dari 1.559 orang pendidik sebesar Rp 500 ribu rupiah perbulan  dan 355 orang tenaga pendidik lainnya sebesar Rp 200 ribu perbulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Pekalongan, Sumarwati menjelaskan bahwa penyerahan bantuan kesejahteraan bagi tenaga pendidik non PNS Kabupaten Pekalongan yang total berjumlah 2.149 orang.

Adapun perbedaan jumlah penerimaan kesejahteraan terhadap 355 orang, yang memperoleh Rp 200 ribu perbulan, karena yang bersangkutan telah menerima insentif dari Pemerintah Pusat.

“Sedangkan insentif diberikan kepada 2.149 orang pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan Pendidikan, yang diselenggarakan oleh masyarakat, masing-masing memperoleh Rp 200 ribu. Selanjutnya operasional pendidikan non informal diberikan kepada 829 lembaga TPQ, 443 Madrasah Diniyah dan 8 lembaga pendidikan non Islam, masing-masing menerima Rp 2 juta pertahun yang digunakan untuk keperluan wisuda peserta didik. Sedangkan para pendidiknya menerima masing-masing Rp 410.000 pertahun,” jelas Sumarwati.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan tenaga kependidikan non PNS bisa terus berpacu dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang terus meningkat di Kabupaten Pekalongan.

“Ayo berjuang terus. Karena dengan berjuang pada akhirnya, semua akan menjadi baik. Siapa tahu nanti akan ada kebijakan Pemerintah Pusat, yang akan menwujudkan harapan Saudara sekalian,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan agar para pendidik ini untuk tidak berhenti berprestasi dan terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Karena target Pemda minimal prestasi pendidikan di Kabupaten Pekalongan, adalah middle class se-Jawa Tengah.

Untuk ini Pemda akan terus mendorong agar kualitas pendidikan meningkat, karena dengan sumber daya yang ada serta kerjasama yang baik, maka hal tersebut akan terwujud.“Pemkab berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan para pendidik, dan menjadi tugas pemerintah memberi harapan besar kepada masyarakatnya. Dan harapan ini dapat kita wujudkan bersama sama dengan bekerja keras,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)