Tenaga Medis Dibekali Penanganan ISPA

325
SENAM: Sebelum digelar pelatihan, peserta dan tamu udangan diajak senam sehat Kun Anta, nampak Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita juga ikut senam. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SENAM: Sebelum digelar pelatihan, peserta dan tamu udangan diajak senam sehat Kun Anta, nampak Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita juga ikut senam. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebagai bentuk komitmen PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) untuk mendukung pembangunan kesehatan masyarakat Batang, BPI kembali menggelar pelatihan untuk tenaga medis. Kali ini diberikan pelatihan seputar masalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) kepada para tenaga medis di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tulis dan Kecamatan Kandeman. Kegiatan yang bertempat di aula Puskesmas Kecamatan Tulis ini diikuti 31 orang tenaga medis meliputi dokter dan bidan desa, Kamis (7/6).

Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita, yang hadir membuka kegiatan, berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan dan menguatkan kompentensi tenaga kesehatan. Lebih jauh lagi peningkatan kapasitas ini tentunya akan membantu para tenaga medis untuk lebih berperan aktif dalam menangani isu-isu atau permasalahan kesehatan lingkungan  yang berada masyarakat.

“Kami berharap dengan peningkatan kompetensi tenaga medis ini akan lebih memahami persoalan ISPA dan tentu manfaatnya akan sangat dirasakan oleh masyarakat,” kata Yamashita.

Pelatihan yang mengambil tema “ISPA dari Sudut Pandang Lingkungan Hidup dan Sanitasi” ini digelar bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Kegiatan pelatihan disampaikan oleh narasumber ahli yaitu Dr. dr. Daru Lestantyo, MSi dari Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP serta dr. H. Zunuron, Kabin Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang.

Sejak 2015, kegiatan ini telah menjadi program rutin dan merupakan kerjasama PT BPI dengan Dinas Kesehatan Batang guna mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Pada 2017 hingga saat ini  BPI dengan bermitra dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah bekerja sama dalam program BIMA SEMBADA.

Program ini dilaksanakan di 14 desa terdampak PLTU Jawa Tengah 2×1000 MW dan merupakan program kemitraan yang menggerakan elemen masyarakat dan sumber daya desa untuk mewujudkan desa yang berkemajuan dalam bidang kesehatan agar tercipta Desa yang bersih, Makmur, Sehat dan Masyarakat Berdaya.

Salah seorang bidan yang mengikuti pelatihan ini, Bidan Annida Unnajah, Amd.Keb., mengungkapkan bahwa ia sangat berharap melalui materi yang diberikan dapat memperluas pengetahuan dan pemahamannya mengenai ISPA, sebagai salah satu kasus yang kerap ditemui di tengah masyarakat. (han/bas)