Syubbanul Wathon Tegalrejo Terintegrasi JKN-KIS

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sepuluh lembaga pendidikan di bawah Yayasan Syubbanul Wathon, Tegalrejo, Kabupaten Magelang diintegrasikan ke Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kedua belah pihak menandatangani perjanjian kerjasama jaminan kesehatan di aula Masjid Fajar Falah Darurrachman, Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kamis (7/6) sore.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Dyah Miryanti mengungkapkan, yayasan tersebut secara kolektif mendaftarkan siswanya menjadi peserta JKN-KIS segmen peserta bukan penerima upah (PBPU) dan karyawannya dalam segmen pekerja pemberi upah (PPU). Kerjasama ini merupakan bukti komitmen Yayasan Syubbanul Wathon dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi para siswanya. Sekaligus dukungan menyukseskan program nasional untuk mencapai universal health coverage (UHC) atau cakupan semesta di tahun 2019.

“Dengan program JKN-KIS ini, siswa maupun karyawan Yayasan akan lebih mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara komprehensif,” kata Dyah.

Ia juga berharap, langkah positif dari Yayasan Syubbanul Wathon dapat diikuti oleh yayasan lainnya. Sehingga, semakin banyak warga negara Indonesia (WNI) yang terlindungi kesehatannya. “Terlebih, di Kabupaten Magelang menduduki peringkat ketiga se-Jawa Tengah dengan jumlah santri dan ponpes terbanyak setelah Jepara dan Demak,” imbuhnya.

Dalam acara ini, hadir Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DIY BPJS Kesehatan Aris Jatmiko dan Pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori. (put/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -