Surah-Surah yang Dibaca dalam Salat Witir

186

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Pak Kiai Izzuddin. Dalam salat Witir, mengapa kebanyakan imam salat membaca surah Al-A’la dalam rakaat pertama, surah Al-Kafirun dalam rakaat kedua, serta tiga surah, yakni Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas dalam rakaat ketiga? Hadits-hadits yang saya temukan menginformasikan bahwa dalam salat witir Nabi SAW hanya membaca surah Al-A’la dalam rakaat pertama, surah Al-Kafirun dalam rakaat kedua, dan surah Al-Ikhlash dalam rakaat ketiga. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Darmawan 081919038XXX di Semarang

Jawaban

Wa’alaikuumussalam Warahmatullah Wabarakatuh Bapak Darmawan yang saya hormati dan dirahmati Allah, terima kasih atas doa dan pertanyaannya. Pertama perlu digarisbawahi bahwa dalam masalah ibadah, kita harus mengikuti Nabi SAW. Nalar kita terkadang tidak dapat mengungkap rahasia-rahasia ibadah, sama halnya dengan orang awam yang harus mengikuti petunjuk dokter ketika minum obat. Mereka tidak memiliki pilihan tentang jenis dan kadar obat yang diberikan dokter. Bahkan tidak mengetahui komposisi obat-obat itu.

Kami diperintahkan oleh Rasulullah SAW “Salatlah sebagaimana kalian melihat aku salat.” Nah bagaimanakah beliau salat witir dan apa yang beliau baca? Perbedaan jawaban atas hal ini melatarbelakangi perbadaan ulama dalam memilih bacaan itu.

Disepakati oleh ulama bahwa dalam setiap rakaat salat harus membaca surah Al-Fatihah. Akan tetapi ada berbagai riwayat yang berbeda mengenai surah apa yang beliau baca setelah surah Al-Fatihah dalam shalat witir. Imam Abu Hanifah berpegang pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, an-Nasai, dan Ibnu Majah dari shabat Nabi, Ubay bin Ka’ab, yang menyatakan bahwa beliau membaca surah Al-A’la dalam rakaat pertama, surah al-Kafirun dalam rakaat kedua, dan surah al-Ikhlash dalam rakaat ketiga. Informasi serupa datang dari sahabat lain, yakni Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

Imam Syafi’i menganjurkan pendapat seperti di atas. Hanya saja, beliau menganjurkan agar membaca juga surah Al-Falaq dan An-Nas setelah surah Al-Ikhlash dalam rakaat ketiga. Pendapatnya ini didasarkan pada hadits yang bersumber dari istri Nabi, ‘Aisyah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban. Jika mengerjakan salat witir hanya satu rakaat saja, Madzhab Imam Malik menganjurkan agar membaca surah Al-Ikhlash bersama surah Al-Falaq dan An-Nas setelah membaca surah Al-Fatihah. Akan tetapi, beliau menganjurkan agar salat witir ini dilaksanakan tiga rakaat dua kali salam. Dalam rakaat pertama pada salat pertama sesudah Al-Fatihah dianjurkan membaca surah Al-A’la dan surah Al-Kafirun dalam rakaat kedua. Sekian jawaban saya semoga manfaat. Amiin. (*)