Sisihkan Gaji Untuk Bedah Rumah Warga Miskin

143
SERAHKAN KUNCI : Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo bersama istri menyerahkan kunci rumah Marsini yang telah dipugar kepolisian Polres Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
SERAHKAN KUNCI : Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo bersama istri menyerahkan kunci rumah Marsini yang telah dipugar kepolisian Polres Demak. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Polres Demak telah merampungkan pembangunan rumah milik Marsini, 75, seorang janda warga Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen. Marsini sebelumnya hidup sebatangkara sehingga rumahnya mendapat prioritas untuk diperbaiki melalui program bedah rumah Polres Demak.

Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo kemarin berkesempatan menyerahkan kunci rumah Marsini. Menurut kapolres, rumah Marsini hampir roboh karena sudah tidak layak huni. “Setelah diperbaiki, rumahnya telah layak huni,” katanya.

Dia menambahkan, bedah rumah telah beberapa kali dilakukan Polres Demak untuk masyarakat yang membutuhkan. Biaya bedah rumah diambilkan dari pengumpulan zakat profesi anggota kepolisian dengan cara potong gaji 2,5 persen tiap bulan. Dari zakat ini dapat terkumpul sebanyak Rp 35 juta yang diperuntukkan bagi warga miskin.

“Kita salurkan untuk warga tidak mampu secara ekonomi. Ini sekaligus bentuk kepedulian kita pada masyarakat kecil,” ujarnya.

Pembangunan rumah Marsini membutuhkan waktu 25 hari. Selain itu, dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan sembako untuk 30 duafa di desa tersebut. Adapun, ibu ibu Bhayangkari memberikan bantuan peralatan rumah tangga untuk Marsini. (hib/zal)

Silakan beri komentar.