Proyek Perbaikan Jalan Dihentikan Sementara

117
PADAT: Proyek pengecoran di Jalan Kiai Mojo, Pasar Kliwon yang dihentikan agar tidak mengganggu arus mudik. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
PADAT: Proyek pengecoran di Jalan Kiai Mojo, Pasar Kliwon yang dihentikan agar tidak mengganggu arus mudik. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Menyusul terbitnya imabaun penghentian pengerjaan proyek oleh pemerintah pusat, proyek di Kota Bengawan segera masuk masa penghentian sementara, tanpa kecuali peningkatan Jalan Kiai Mojo, Pasar Kliwon. Lantaran satu sisi jalan masih dalam tahap pengeceron dan tak bisa fungsikan selama Lebaran, jalan lintas wilayah tersebut dibuat satu jalur.

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Joko Supriyanto mengungkapkan, pihaknya terpaksa menonaktifkan sisi jalan yang baru saja dicor tersebut lantaran masih belum memenuhi batas aman untuk dilintasi. Ini disebabkan pengecoran awal dengan dengan beton rigid tersebut baru rampung diselesaikan belum lama ini. Kondisi itu setidaknya memerlukan pemadatan 28 hari hingga bisa dilalui kendaraan.

“Pengecoran awal di sisi utara Jalan Kiai Mojo baru dimulai 14 Mei. Kemudian pengecoran terakhir baru dilakukan 28 Mei. Mau tidak mau separo Jalan Kiai Mojo ditutup karena belum bisa dilalui kendaraan,” tegas Joko.

Dengan demikian, ruas jalan penghubung Solo-Sukoharjo itu terpaksa ditutup separo hingga arus balik Lebaran usai.  Mulai hari ini, proyek jalan lainnya juga dihentikan sementara hingga 24 Juni.

DPUPR melarang kendaraan berat melintasi Jembatan Mojo karena dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan jembatan yang masih dalam tahap perbaikan. (ves/wa/jpg/ton)

Silakan beri komentar.