Libur Lebaran, Jukir Dilarang Naikkan Tarif

209
Ilustrasi: jawapos.com
Ilustrasi: jawapos.com

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga memberikan himbauan dan juga mewanti-wanti agar juru parkir (jukir) tidak menaikkan tarif parkir secara sepihak selama libur Lebaran mendatang.

Jika ada juru parkir yang menaikkan tarif, masyarakat diminta melaporkan kepada petugas dengan menyebutkan nama jukir dan titik lokasi. “Masyarakat bisa melaporkan langsung atau melalui Twitter Dishub Salatiga,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Ady Suprapto saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Sementara itu, Sekretaris Dishub Kota Salatiga Kusumo Adji menambahkan, jika ada juru parkir yang kedapatan memungut tarif parkir di luar ketentuan bisa dikenai sanksi pidana dengan delik aduan pungutan liar.

Diterangkan Aji, tarif parkir sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Parkir di Tepi Jalan Umum. Tarif parkir sepeda motor senilai Rp 1.000, mobil roda empat Rp 2.000 dan truk Rp 3.000.  “Jadi kalau warga mendapati ada juru parkir khususnya yang di bawah naungan Dishub memungut tarif parkir melebihi ketentuan, jangan dibayar. Laporkan ke kami, jukir nakal itu bisa disanksi,” tegas dia.

Dikatakan Aji, Dishub  sudah melakukan sosialisasi kepada para juru parkir agar tidak menaikkan tarif selama Lebaran dan ditekankan pihaknya  akan menindak juru parkir yang menyalahi aturan. “Kami minta masyarakat untuk ikut mengawasi para juru parkir yang menyalahi aturan dan  melaporkannya ke Dishub. Kami akan tindak tegas juru parkir yang terbukti menyalahi aturan,” tandasnya.

Ditambahkannya, selain dilarang menaikkan tarif parkir, para juru parkir juga harus bekerja sesuai standar operasional. Artinya, selain menata dan mengatur lahan parkir, mereka juga harus bisa memberikan jaminan keamanan terhadap kendaraan bermotor yang parkir di tempat
parkir yang dikelolanya.

“Saya minta para jukir bisa bekerja dengan baik. Jangan hanya memungut uangnya saja atau mengejar target setoran saja. Namun juga harus memberikan pelayanan yang baik serta mengatur lalu lintas agar tidak macet,” ujarnya.

Agar larangan menaikkan tarif parkir itu dipatuhi, lanjut dia, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional semua tempat parkir. Dishub berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada para pemilik kendaraan melalui tukang parkir yang sudah dibina. Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat. (sas/bas)