Dua Debt Collector Dimasa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, JEPARA – Debt collector salah satu penyedia jasa finance di Jalan Raya Kelet – Jepara, Desa Kaligarang, Kecamatan Kembang, Jepara, dikeroyok. Dua debt collector, Ali dan Helmi menjadi korban amukan masa. Ali hingga kemarin masih menjalani rawat inap di RSUD RA Kartini. Sedangkan Helmi menjalani rawat jalan.

Kejadian bermula Ali dan ketiga rekannya mendatangi rumah Suyit, warga Desa Kaligarang, Rabu (7/6) lalu. Kedatangan mereka untuk menarik mobil yang cicilannya menunggak. Namun, mobil tersebut bukan hak milik Suyit. Melainkan mobil tanggungan Sholekan, warga Desa Suwawal, yang diduga digadaikan kepada Suyit.

Setelah melakukan kesepakatan penarikan, Suyit menghendaki menunggu kedatangan Sholekan. Sedangkan petugas debt collector mengehendaki diselesaikan di kantor. Dalam perjalanan kembali, sekitar tiga kilometer dari rumah Suyit ada beberapa orang yang menghadang. Kemudian, terjadi pengeroyokan.

“Petugas kami sudah melakukan tugas sesuai prosedur. Surat penugasan juga sudah dibawa. Yang perlu diperhatikan adalah petugas berlaku sopan dan tanpa kekerasan. Tindakan masyarakat main hakim sendiri tanpa tahu duduk persoalan tidak bisa dibenarkan,” ujar kuasa hukum Ali, Daniel Hari Purnomo.

Dari penuturan Ali, Daniel menyampaikan bahwa pukulan kali pertama diterima Ali dari seseorang yang memukul menggunakan genting dari belakang. Selanjutnya mulai ada kerumunan orang yang ikut memukuli Ali dan Helmi. Tidak berselang lama petugas dari Posek Kembang mengamankan korban.

“Kasus seperti ini kami harap tidak terjadi lagi. Karena kami sesuai prosedur yang berlaku. Kepolisian bisa menindaklanjuti pengeroyokan ini karena kejahatan publik. Jika belum ada tindaklanjut akan kami buat laporan,” kata Daniel yang juga sebagai Ketua Asosiasi Pekerja Jasa Finance ini.

Sementara itu, Kapolsek Keling Iptu Daffid Paradhi mengungkapkan, petugas Polsek Kembang datang ke lokasi kejadian. Karena jarak yang lebih dekat antara lokasi dan kantor polsek.

Pihaknya mengaku, kasus tersebut telah ditangani Reskrim Polres Jepara. “Jajaran Polsek Keling dan Kembang mengamankan korban. Selanjutnya telah dilakukan pemeriksaan saksi pada kejadian tersebut. Kasus ini masih didalami,” tandasnya. (war/ris/jpg/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -