33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

DPRD Kota Semarang Minta OPD Optimalkan Pelayanan

Demi Kenyamanan Pemudik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Memasuki musim mudik Lebaran 2018, Kota Semarang menjadi salah satu kota tersibuk untuk menyambut pemudik. Pasalnya Ibu Kota Jawa Tengah, ini merupakan jalur tengah sebelum pemudik melanjutkan perjalanan ke arah Solo atau selatan, maupun timur untuk arah Purwodadi, dan utara untuk pemudik yang hendak ke Demak, Rembang dan sekitarnya.

Ketua DPRD Kota Semarang, H Supriyadi, S.SOS, MA mengatakan, Pemerintah Kota Semarang telah melakukan persiapan yang matang untuk menyambut pemudik yang datang dari berbagai penjuru. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana yang ada untuk memudahkah pemudik. Termasuk mensiagakan petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk membantu mengatur jalan.

“Sudah dipersiapkan dengan baik, di Semarang ini menjadi titik macet karena ada exit tol dan tol fungsional yang sudah dipakai. Jadi harus ada perencanaan matang terkait rekayasa lalu lintas dan pemasangan rambu,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan, ini menerangkan, sebagai layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Semarang memiliki call center 112 yang bisa digunakan pemudik untuk mendapatkan informasi. Selain itu, pihaknya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi demi membantu kelancaran arus mudik, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pedagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan dinas lainnya untuk terus berkoordinasi.

“Misalnya, di posko mudik ya harus dipersiapkan tenaga kesehatannya, kenyamanan bagi pemudik, agar Semarang di mata tamu mendapatkan citra positif dan ramah bagi pendatang,” katanya.

Antisipasi lainnya adalah rekayasa lalu lintas. Saat ini telah dipersiapkan beberapa titik untuk melakukan contraflow. Salah satunya di daerah Kalibanteng. Tujuannya agar memudahkan rekayasa lalu lintas jika terjadi penumpukan kendaraan. Supriyadi juga meminta agar OPD melakukan pemantuan di titik potensi macet. Misalnya di pusat oleh-oleh dan tempat wisata. “Destinasi wisata juga harus dipersiapkan, selain mudik tentu mereka akan berwisata. Jangan hanya kota ini dijadikan kota transit saja,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Kawasan Kota Lama Semarang diprediksi akan dipadati wisatawan. Ia meminta untuk sementara perbaikan infastruktur di Kota Lama dihentikan agar tidak menganggu pemudik. Objek wisata andalan lain, yang rawan kemacetan seperti Lawang Sewu, Gereja Blenduk, Kebun Bintang Mangkang, juga harus diantisipasi.

“Di sini juga ada peran dari Satpol PP dan Dinas Perdagangan untuk menertibkan Perda, jangan sampai juru parkir mremo dan mengani tarif parkir yang tidak wajar, belum lagi di pusat oleh-oleh dan kuliner yang biasanya menaikkan harga tidak wajar. Nah ini wewenang Dinas Perdagangan untuk melakukan pengawasan dan pemantauan,” ujarnya.

Khusus untuk objek wisata milik pemkot seperti Goa Kreo dan Kebun Binatang Mangkag, Lanjut pria yang akrab disapa Lek Di ini, sebelum menyambut libur panjang juga harus  melakukan inovasi dan perbaikan sarana. Tujuannya agar masyarakat tidak bosan disuguhkan dengan pemandanga itu-itu saja setiap tahunnya. “Kebun binatang harus berbenah, misalnya menambah wahana dan ragam faunanya, selain itu infrastruktur dan sarana objek wisata lain juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Supriyadi mengimbau agar OPD turut serta memberikan kontribusi dan berkoordinasi selama musim mudik dan libur Lebaran, demi menciptakan kenyamanan bagi para pelancong. Jika pelancong nyaman dan menikmati, tentu akan memilikikesan positif kenangan tersendiri, sehingga para pelancong ini tidak kapok untuk datang ke Semarang. “Momentum ini juga bisa saja digunakan untuk menggenjot pendapatan daerah, namun sekali lagi tidak boleh ada kenaikan tarif yang tidak sesuai dengan perda,” tandasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Judi di Siang Bolong, Empat Pria Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Anggota Polsek Wonopringgo menggerebek lokasi perjudian di sebuah tanah kosong di desa Kwagean, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jumat (1/6) siang kemarin. Dari...

Humas Bukan Pekerjaan Mudah, Tapi Asyik

DIDAPUK menjadi Kepala Humas Universitas Diponegoro, Nuswantoro mengaku tidak pernah menyangka bahwa ia akan melakoni jabatan ini. Menurutnya, amanah tersebut karena keaktifannya pada beberapa...

Penuhi Biaya Transportasi dan Ngurus Berkas Harus Ngutang

RADARSEMARANG.COM - Meski hanya anak buruh tani, Bripda Rumaniyah, 19, tak menyerah pada nasib. Anak pasangan suami istri (Pasutri), Kliwon dan Kismiyah warga Tangkil...

Tiga Petugas Diganjar Balok Ganjal Emas

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Tiga petugas kepolisian Polres Semarang mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono. Penghargaan diberikan berupa trophy berbentuk balok ganjal...

Hanyut Sejauh 3 Km, Pemotor Tewas

SEMARANG - Seorang pengendara motor tewas terseret banjir sejauh 3 km. Mayat korban ditemukan di Jembatan Sego, Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Selasa...

​Ormas NU Bisa Jadi Kekuatan Politik

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Nahdhatul Ulama (NU) memiliki kekuatan politik masif yang dapat mewakili rakyat. Sebab, di Indonesia jumlah jamaah paling banyak...