Berharap Jadi Ikon Kuliner Kota Semarang

Gulai Kepala Ikan Pak Untung

455
KEBANGGAAN : Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi (kanan) menyerahkan piagam penghargaan Culinary Award Jawa Pos Radar Semarang 2018 kepada Untung Atmodjo pemilik rumah makan Gulai Kepala Ikan Pak Untung di Jalan Singosari Raya Semarang kemarin. (SUGIYANTO WIYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEBANGGAAN : Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi (kanan) menyerahkan piagam penghargaan Culinary Award Jawa Pos Radar Semarang 2018 kepada Untung Atmodjo pemilik rumah makan Gulai Kepala Ikan Pak Untung di Jalan Singosari Raya Semarang kemarin. (SUGIYANTO WIYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kota Semarang terkenal dengan surganya kuliner, baik dari masakan tradisional hingga modern. Salah satunya adalah gulai kepala ikan, masakan tradisional ini semakin mudah ditemui di Kota Semarang.

Jika anda mengaku penikmat kuliner dari olahan ikan, pasti anda tak asing lagi dengan Gulai Kepala Ikan Pak Untung. Rumah makan yang terletak di Jalan Singosari Raya cukup terkenal dan menjadi salah satu tempat makan favorit para pemburu kuliner.

Siapa sangka, sukses yang diraihnya saat ini berkat hobi memasaknya sejak muda. Awalnya Gulai Kepala Ikan Pak Untung hanyalah warung tenda kaki lima di pinggir jalan. Pada tahun 2009, Untung Atmodjo keluar dari pekerjaannya di sebuah kantor perbankan dan asuransi yang sedang mengalami kebangkrutan. Di tengah kebingungannya untuk menghidupi anak dan istri, Untung merintis usaha warung makan di pinggir Jalan Siwalan.

Warung kaki lima ini dinamai Gulai Kepala Ikan Pak Untung. Nama tersebut berasal dari nama menu masakannya sekaligus mengambil nama depan Untung Atmodjo. “Awalnya mendirikan rumah makan, saya hanya menyediakan menu gulai kepala ikan. Setelah dua tahun berjuang merintis usaha, barulah saya membuat menu yang lengkap. Hingga pelanggan yang datang semakin banyak, kemudian saya memutuskan beralih ke bangunan permanen yang lebih bagus di sekitar warung tenda saya,” ujarnya.

Dari tahun ke tahun pelanggan Gulai Kepala Ikan Pak Untung meningkat tajam. Bahkan, hingga membuatnya kewalahan untuk melayani pengunjung. Untuk itulah bapak dari Nicholas Hokio dan Carla Holy ini memutuskan membuka 2 cabang rumah makan Gulai Kepala Ikan Pak Untung baru di Jalan Imam Bonjol pada tahun 2014 dan Jalan Majapahit tahun 2016.

Setelah 7 tahun menempati usaha di Jalan Siwalan, pada tahun 2017, Gulai Kepala Ikan Pak Untung pindah ke lokasi yang lebih strategis dan ideal yang ditempati sampai sekarang yakni di Jalan Singosari Raya Tempat ini sekaligus menjadi kantor pusatnya. Dari sinilah Untung mengatur dan mengelola dua cabang yang lain. Hingga kini, dari ketiga tempat rumah makannya, Untung bisa menggandeng lebih dari lima puluh karyawan.

Sesuai dengan namanya, menu andalan di rumah makan ini adalah gulai kepala ikan. Ada tiga varian gulai kepala ikan, yakni gulai kepala ikan nila, kakap dan gulai kepala ikan salmon. Menu ini dimasak dengan aneka campuran rempah-rempah berkualitas ditambah bawang merah dan putih, jahe, lengkuas, kunyit serta asem Jawa sehingga tercipta sensasi cita rasa dan aroma yang khas dan tidak bisa ditemui di tempat lain.

Berbeda dengan olahan lain, kuah gulai disini lebih encer dengan santan khusus pilihan, dengan warna kekuning-kuningan yang menggoda selera. Dalam penyajianya, gulai disini ditambahi daun kemangi, cabai utuh, daun jeruk dan potongan daun bawang yang akan menghilangkan aroma amis ikan. Tak heran, jika rumah makan ini menjadi jujugan pejabat-pejabat Pemerintah Kota Semarang maupun Pemprov Jawa Tengah. “Menu khusus kami memang gulai kepala ikan. Dan yang paling banyak dicari adalah gulai kepala ikan kakap,” ujar suami dari Rachel ini bangga.

Selain gulai kepala ikan yang bersantan, banyak menu masakan ikan lain yang tidak memakai santan, yakni sup kepala ikan dan sup belly atau perut ikan. Selain itu, ada menu yang dimasak dengan bumbu rica-rica, asam manis dan taoco. Aneka menu beragam lainnya adalah fillet kakap, fillet salmon, torpedo kakap, udang, gurami, cumi dan masih banyak lagi. Selain menu dari olahan ikan Gulai Kepala Ikan Pak Untung, juga menyediakan menu dari ayam, tahu dan tempe penyet.

Kemudian menyediakan berbagai aneka sayuran antara lain, ca kangkung, kangkung taoco dan tauge jambal roti. Semua menu dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau mulai harga Rp17.000 hingga Rp 80.000.

Uniknya lagi, dari semua cabang Gulai Kepala Ikan Pak Untung semua menu yang disediakan diracik sendiri oleh tangan Untung Atmodjo yang dibantu beberapa asistennya. Untung berharap rumah makan Gulai Kepala Ikan Pak Untung bisa menjadi ikon baru di dunia kuliner Kota Semarang. “Saya berharap, Gulai Kepala Ikan Pak Untung ini bisa menjadi ikon kuliner baru di Kota Semarang,” pungkas pria yang terkenal dengan nama sosmed GuKeiPu ini. (gie/ida)