3 Jam Tol Salatiga-Kartasura Dilalui 700 Mobil

322
PADAT: Terlihat beberapa kendaraan bergantian melintas di jalur darurat Kali Kenteng Kecamatan Susukan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PADAT: Terlihat beberapa kendaraan bergantian melintas di jalur darurat Kali Kenteng Kecamatan Susukan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Antrean kendaraan mulai terlihat di beberapa ruas jalur mudik di wilayah Kabupaten Semarang. Seperti halnya yang terlihat di jalur darurat jembatan Kali Kenteng, Kecamatan Susukan, Jumat (8/6).

Jalur darurat tersebut merupakan titik vital ruas tol fungsional Salatiga–Kartasura. Pantauan dilapangan, antrean kendaraan sudah mulai sejak pukul 10.00. Terutama tanjakan terjal jalur darurat di bawah lokasi pembangunan jembatan kali Kenteng.

Antrean dikarenakan sistem buka tutup. Sehingga kendaraan roda empat yang melintas harus saling bergantian. Bahkan beberapa mobil yang tidak kuat menanjak atau terlambat memindahkan gigi rendah, terpaksa berhenti di tengah tanjakan.

Hal ini menjadikan kendaraan berikutnya harus menunggu. Guna mengantisipasi adanya tumpukan anrean kendaraan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) telah mengerahkan satu hingga dua orang petugas.

Dimana petugas tersebut khusus untuk membantu mengganjal roda kendaraan yang tidak kuat mendaki tanjakan. Tim Teknik PT Waskita Karya, Harsana yang ditunjuk dalam pembangunan ruas tersebut saat dilokasi mengatakan untuk mengurai antrean kendaraan ini, pengelola jalan tol melakukan buka tutup arus lalu lintas di ruas tol fungsional ini.

“Petugas lain ikut mengatur arus kendaraan lain yang akan mendaki tanjakan. Termasuk unit mobil patroli PT JSN juga ditempatkan di jalur darurat tersebut,” kata Harsana.

Sejak dibuka fungsional mulai pukul 06.00, volume kendaraan di ruas tol fungsional ini terus bertambah.  Sehingga jalur darurat ini menjadi simpul antrean panjang kendaraan pemudik, pada pukul 10.00. Arus lalu lintas tol fungsional Salatiga- Kartasura sementara ditutup dan dialihkan keluar menuju exit tol Salatiga – jalan Tingkir Raya – jalur utama Tengaran.

Lalu lintas di ruas tol fungsional arah Kartasura dibuka kembali setelah antrean di jalur darurat  mencair. “Sistem buka tutup dilakukan untuk mengurai antrean kendaraan yang akan memasuki jalur darurat,” katanya.

Adapun ruas tol fungsional Salatiga – Kartasura sudah dibuka satu arah (ke selatan) bagi kendaraan pribadi para pemudik, terhitung mulai Jumat pukul 06.00 WIB. Para pemudik asal Jawa Barat dan Jakarta yang telah melintas dari arah Semarang menuju Surakarta, langsung memanfaatkan ruas tol fungsional sepanjang 32,24 kilometer ini.

Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ali Zainal Abidin kepada wartawan menuturkan. Animo pemudik untuk melewati jalan fungsional ini cukup tinggi.

“Bahkan pada tiga jam pertama sejak ruas tol fungsional ini dibuka pada pukul 06.00, tercatat ada sekitar 700 unit mobil yang melintas. Mobil yang melintas didominasi berplat nomor dari Jakarta dan daerah sekitarnya, bahkan juga dari Sumatera,” ujar Ali di
sela-sela kegiatan tinjauan difungsikannya ruang tol Salatiga-Kartasura, Jumat kemarin. (ewb/sas/bas)