Waspadai Kejahatan Saat Mudik

47

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Kapolres Kendal, AKBP Adiwijaya mengimbau agar warga melapor kepada Ketua RT atau aparat desa jika hendak meninggalkan rumah waktu lama termasuk untuk mudik lebaran dalam waktu dekat.

Menurut Kapolres, menjelang lebaran dan musim mudik lebaran angka kriminalitas meningkat. Terutama pemalsuan, penipuan dan pencurian, pembobolan rumah dan sebagianya. “Makanya kami mengimbau agar warga Kendal untuk berhati-hati,” tuturnya.

Pihaknya telah memerintahkan kepada seluruh polsek untuk  patroli setiap hari di wilayahnya masing-masing selama jelang lebaran dan mudik lebaran. Terutama untuk mengawasi kawasan perumahan yang warganya banyak yang mudik keluar daerah.

Makanya, Adiwijaya mengingatkan kepada warga yang akan mudik lama untuk melapor Kepada RT setempat. Dari RT kemudian melapor kepada Kepala Desa kemudian diteruskan kepada Polsek terdekat.

“Terutama kawasan perumahan karena kebanyakan mereka pendatang. Sehingga saat lebaran banyak yang mudik. Jadi silahkan dilaporkan ke polsek setempat data warga yang mudik ada berapa. Data ini akan dijadikan prioritas petugas polsek untuk melakukan patroli secara khusus,” tandasnya.

Selain menempatkan petugas patroli, dari Polres juga akan menempatkan petugas patroli dari Polres selama operasi Ketupat Candi berlangsung. Sedangkan untuk mengantisipasi melonjaknya angka kriminalitas, Polres Kendal juga menempatkan tim penembak jitu atau sniper.

“Sniper ini akan sifatnya mobile atau selalu berputar setiap harinya disepanjang jalan jalur pantura Kendal. Selain itu juga kami tempatkan petugas polisi disetiap rest area, dibantu dari TNI dan PMI, Pramuka, Ormas dan sebagainya, yang akan membantu berjaga selama arus mudik berlangsung,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Bupati Kendal, Mirna Annisa. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada selama musim mudik lebaran. “Intinya saling menjagalah. Jadi warga yang tidak mudik menjaga rumah tetangganya yang tengah mudik. Warga yang mudik juga jangan asal pergi saja, pamit sama tetangganya agar rumahnya bisa diawasi,” tuturnya.

Dengan begitu, ketika ada kawanan pencuri yang masuk rumah bisa langsung diketahui dan ditangkap. “Kepada aparat desa untuk aktif juga melihat lingkungan sekitar. Daerah mana saja banyak warganya yang mudik perlu didata. Karena biasanya rawan disatroni kawanan pembobol rumah,” imbuhnya. (bud/bas)

Silakan beri komentar.