Sahid Mandarin Budayakan Tradisi Mulia Ramadan

94
BERBAGI: Manajemen Hotel Sahid Mandarin Pekalongan berfoto bersama dengan anak yatim, setelah memberikan santunan dan buka puasa bersama. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERBAGI: Manajemen Hotel Sahid Mandarin Pekalongan berfoto bersama dengan anak yatim, setelah memberikan santunan dan buka puasa bersama. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan, manajemen dan karyawan Sahid Mandarin Hotel di Jalan Dr Sutomo Pekalongan berbagi dengan sesama. Dan sudah mejadi tradisi, mereka berbagi dengan anak yatim piatu yang berada di sekitar hotel. Atau tepat warga di Kelurahan Baros Pekalongan Timur Kota Pekalongan. Acara santunan yang dibalut dengan buka puasa bersama dan siraman rohani di gelar di Cin Long Ball Room, Rabu petang (7/6).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini anak yatim yang diuandang dan diberi santunan lebih banyak. Jika tahun sebelumnya hanya 40 anak, tahun ini bisa 58 anak, yang semuanya merupakan warga di sekitar Hotel tersebut berdiri.

General Manajer Sahid Mandarin Hotel, Subhan, mengatakan bahwa acara santunan tersebut sudah menjadi tradisi perusahaannya setiap bulan Ramadan. Dan yang diberikan berasal dari manajemen hotel, pemilik hotel serta patungan seluruh karyawan hotel.

“Kami memang ingin terus melestarikan tradisi peduli sesama ini. Makanya sumber santunan, tidak hanya berasal dari pribadi pimpinan, tapi semua karyawan kami patungan. Semua dananya kami berikan kepada anak yatim,” katanya senang.

Pihaknya berharap dengan berbagi tersebut, perusahaan dan karyawan Sahid Mandarin Hotel diberikan keberkahan di bulan Ramadan ini. Juga bisa menjadi pembelajaran bagi karyawan untuk bisa peduli dan berbagi dengan penghasilan yang didapatnya.

Selain diberikan uang tunai, para ank yatim juga diberikan bingkisan lebaran. Yang berasala dari beberapa manajemen hotel, PT Dupan, danbeberapa sponsor lain seperti Risa Cake N Bakery. Kopi Kapal Api, Nestle, Indofood, Mayora dan lain-lain.

Menjelang berbuka, semua peerta menadapat siraman rohani dari ustad Abdurohman dengan tema memuliakan anak yatim dan orang tua. Seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk anak yatim dan perwakilan warga sekitar kemudian diajak menikmati menu berbuka ala hotel. Acara ditutup dengan teraweh bersama baik karyawan maupun peserta bukber. (han/adv/bas)

Silakan beri komentar.