Ratusan Personel Amankan Lebaran

48
CEK PASUKAN: Bupati Semarang Mundjirin dan Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho saat mencoba perlengkapan pengamanan lebaran usai apel pasukan di Alun-Alun Bung Karno Ungaran. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK PASUKAN: Bupati Semarang Mundjirin dan Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho saat mencoba perlengkapan pengamanan lebaran usai apel pasukan di Alun-Alun Bung Karno Ungaran. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Untuk mengamankan arus mudik pada lebaran 2018, Polres Semarang menerjunkan 433 personel. Kapolres Semarang, AKBP Agus Nugroho mengatakan jika selain dari personel kepolisian juga akan dibantu dari TNI dan unsur yang lain.

Dikatakannya, para personel pengamanan arus mudik itu akan disebar di sebelas pos pengamanan sepanjang jalur di wilayah Kabupaten Semarang. “Akan ada bantuan 300 personel dari TNI dan unsur lainnya guna membantu pengamanan arus mudik di wilayah Kabupaten Semarang,” kata Agus, Kamis (7/6).

Petugas menyiapkan sembilan pospam untuk mengantisipasi kemacetan dan dua pospam antisipasi laka lantas. Juga disiapkan pospam di tiga rest area di sepanjang tol yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang yakni di KM 22 dan KM 48 serta satu di rest area tol fungsional di Desa Koripan. “Satu pos terpadu juga disiapkan di Bawen dengan pos induk kendali di Mapolres Semarang,” ujarnya.

Untuk tiga pospam di tiga rest area, Polres Semarang juga akan didukung oleh 40 personel dari Brimob Jawa Tengah. Terkait pengaturan lalu lintas di jalur tol fungsional, Agus menyebutkan telah berkoordinasi dengan TMJ dan Jasa Marga sebagai operator jalan tol. Nantinya, tol fungsional hanya akan difungsikan untuk dilewati kendaraan pemudik mulai pukul 06.00 -17.00 dengan kecepatan maksimal 40 km/jam.

Jika terjadi penumpukan kendaraan pemudik di jalan tol, lanjut Kapolres, akan dilakukan rekayasa lalu lintas di exit tol Tingkir. Arus lalin nantinya akan dipecah ke arah Suruh  dan kearah Salatiga atau Tengaran.

Agar pengaturan lalu lintas itu berjalan lancar, Polres Semarang telah menjalin koordinasi dengan Polres Boyolali dan Polres Salatiga. Dikatakan Agus, pada pengamanan puasa hingga kini pihaknya juga melakukan razia miras.“Kita mengamankan satu orang produsen miras,” ujarnya.

Selain mengamankan  satu orang produsen, dalam razia juga diamankan 105 penjual miras dan 26 orang pembeli. “Mereka telah dijatuhi hukuman tindak pidana ringan untuk menghasilkan efek jera,” katanya.

Terpisah, Bupati Semarang Mundjirin mengungkapkan Pemkab Semarang akan membantu kelancaran perjalanan para pemudik saat melewati wilayah Kabupaten Semarang. “Kepada warga yang mengais rejeki saat mudik, Saya imbau untuk menjaga mutu barang dagangan. Jangan dijual barang yang kedaluwarsa,” kata Mundjirin.

Kembali Mundjirin mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Semarang untuk selalu waspada mendekati masa lebaran. Menurutnya, tingkat kriminalitas mendekati lebaran cenderung meningkat. (ewb/bas)

Silakan beri komentar.