Makanan Kedaluarsa Masih Beredar

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Satpol PP Kota Salatiga terus melakukan operasi penertiban makanan kedaluarsa di beberapa titik. Dalam operasi selama dua hari, tim Satpol kembali menemukan makanan dan minuman kedaluarsa.

Kendati demikian, dibandingkan ramadan tahun sebelumnya, temuan makanan dan minuman kadaluarsa menurun. Hal tersebut disampaikan oleh Andi P, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Salatiga usai melakukan operasi non yustisi tahun 2018 (7/6).

“Selama dua hari, tim melakukan operasi makanan dan minuman kedaluarsa dan kita menyisir Pasar Blauran dan Pasar Raya II, tim hanya 2 kantong plastik makanan kedaluarsa berupa mi instan, luwak coffee, bumbu instan dan roti. Sedang hari ini kita operasi di toko modern, dan sama hanya beberapa makanan yang kita temukan. Temuan tim hari ini adalah roti dan selai,” terang Andi P.

Sementara itu pihak toko modern merasa senang jika ada tim yang melakukan operasi karena membantu mengontrol pihak toko. Misalnya diungkapkan Yakobus Indrianto selaku Store Manajer Ramayana yang menerangkan jika pihaknya rutin melakukan penyisiran tanggal
kedaluarsa setiap hari.

“Dengan adanya pantauan tentu akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pihak mal. Selain melakukan kontrol rutin kita juga menerima dan melaksanakan instruksi dari Dinas Perdagangan dan Badan POM jika ada kebijakan terbaru. Misalnya saja kemarin ada kebijakan tentang sarden, maka pihak kami langsung menindaklanjutinya,” ungkap Yakobus.

Disinggung kenaikan harga sembako, Yakobus mengaku belum ada lonjakan harga meski permintaan meningkat. Menurutnya harga kue kering yang mengalami peningkatan harga sekitar 10 persen.

Ka Satpol PP Yayat Nur Hayat mengaku senang karena para pedagang dan pemilik toko modern memiliki kesadaran dalam menjual dagangannya. “Kegiatan operasi semacam ini sangat penting sebagai upaya melindungi masayarakat dari bahaya mengonsumsi makanan dan minuman kedaluarsa. selain itu juga menumbuhkan kesadaran para pedagang untuk memperhatikan barang yang dijual,” jelas Yayat. (sas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -