Baru 22 UMKM Bersertifikat CPOTB

127
MODERN : Seluruh kepala Balai Besar dan Badan POM Indonesia mengagumi pabrik Sido Muncul. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) beserta jajaran Balai Besar dan Balai POM di 33 provinsi memberikan pendampingan terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) jamu tradisional. Harapannya, seluruh UMKM besar maupun kecil terdorong melakukan pembuatan dengan CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional dengan Baik)

“Dengan pendampingan ini, kami harap UMKM jamu tradisional dapat berkembang dan mampu membuat jamu dengan cara yang benar serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Deputi II Kepala Badan POM RI, Maya Gustina Andarini saat berkunjung ke pabrik jamu Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (6/6).

Dari kunjungan ke Sido Muncul, katanya, para kepala Balai Besar dan Balai POM di tanah air dapat melihat dari dekat proses pembuatan jamu yang baik dan modern. Sido Muncul sendiri telah memproduksi jamu berdasarkan pembuatan obat tradisional yang baik sesuai dengan CPOTB yang diterapkan pemerintah.

“Cara Sido Muncul dalam memproduksi jamu menjadi percontohan bagi produsen UMKM jamu di tanah air,” ujarnya.

Saat ini, jumlah industri jamu yang sudah melakukan pembuatan jamu dengan CPOTB baru 22, sedangkan UMKM baru 2. Guna meningkatkan jumlah tersebut, Balai Besar dan Badan POM di seluruh Indonesia harus melakukan pendampingan karena industri jamu dan obat tradisional merupakan aset yang cukup besar.

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat mengapresiasi kunjungan tersebut. Pihaknya mengaku telah menjalin kerjasama yang baik dengan Badan POM. “Saya sangat senang dikunjungi seluruh kepala Badan POM se- Indonesia. Kedatangan ini akan memacu kami untuk lebih meningkatkan kualitas produk dengan baik,” tutur Irwan.

Bagi perusahaan jamu yang ingin besar dan dipercaya masyarakat, menurut Irwan, harus mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah. Bukan saja peraturan Badan POM, melainkan aturan lainnya yang dibuat pemerintah seperti terkait lingkungan hidup, perindustrian, perdagangan, kesehatan hingga pajak, harus dipatuhi.

“Keberhasilan yang kami capai saat ini, berkat mengikuti semua aturan pemerintah. Berbagai aturan yang dibuat Badan POM selalu kami ikuti. Apapun peraturan yang dibuat pemerintah, tentu sangat baik dan bermanfaat. Itu telah kami buktikan, sehingga kami bisa besar seperti saat ini,” terang Irwan. (tya/ida)

Silakan beri komentar.