33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Balon Udara akan Diterbangkan Pagi Hari

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SLEMAN – Festival balon udara yang menjadi tradisi tahunan saat Lebaran di Kabupaten Wonosobo akan mendapat perhatian khusus dari Kementerian Perhubungan dan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia. Pasalnya selama ini, balon udara yang dilepaskan secara bebas ke udara ditengarai mengganggu penerbangan pesawat.

Sekretaris AirNav Indonesia Didiet KS Radityo didampingi General Manager AirNav DIJ Nono S menjelaskan, balon yang selama ini diterbangkan ukurannya cukup besar yakni berdiameter sekitar 6-7 meter. Dan sebagian dibakar dengan kompor yang ikut terbang. Kondisi ini yang berpotensi membahayakan penerbangan pesawat.

“Tidak ada maksud melarang festival balon udara, namun memang harus dengan aturan-aturan. Menerbangkan balon tanpa izin akan ada sanksi 2 tahun penjara,” jelas Didiet saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Jogja, Kamis (7/6). Turut serta dalam kunjungan ini General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar.

Didiet menjelaskan, langkah yang diambil AirNav untuk tetap menyelamatkan dan mempertahankan tradisi tersebut adalah dengan memfasilitasi pelaksanaannya serta mengatur sesuai ketentuan. Festival balon udara akan digelar di Wonosobo pada 19 Juni mendatang dan di Pekalongan pada 22-23 Juni mendatang.

“Balon dapat diterbangkan dalam waktu tertentu dan tidak boleh dilepas atau ditambatkan. Waktunya nanti pagi sekitar pukul 05.30 sampai 08.30, karena kalau sudah siang kemungkinan gagal lebih besar,” papar Didiet.

Nono S menambahkan, masing-masing balon akan ditambatkan di daratan dengan tiga tali. “Kalau tidak ditambatkan, bisa terbang sampai 29.000 feet, apalagi dengan gas. Sebelumnya, telah dilakukan uji coba dengan balon berdiameter 7 meter. Hingga hari ini, terindikasi 300-400 balon yang akan diterbangkan di Wonosobo dan Pekalongan,” ungkap Nono.

Selain festival balon udara, acara tersebut akan dimeriahkan pula dengan festival kuliner daerah, bazar UMKM, orkes melayu, dan bakti sosial. Sebanyak 4.000 sembako senilai Rp 200 ribu, menurut Nono, akan dibagikan kepada masyarakat dengan dijual senilai Rp 25 ribu. Jika masyarakat antusias dan tidak ada pelepasan balon liar serta festival berjalan efektif, maka kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan AirNav. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Andien  Pukau Pengunjung 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penyanyi jazz kenamaan, Andien sukses menghibur ratusan pengunjung Argo Muria Festival yang digelar PT KAI di Gedung Lawnag Sewu, Sabtu (14/7)...

Pasar Kopi Belum Tergarap Maksimal

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Para petani kopi robusta di Kecamatan Jambu masih belum mampu merasakan hasil dari panennya. Hal itu dikatakan oleh Camat Jambu Moh...

Wisuda Perdana Tahsinu Qirotil Quran SMP Mutual

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang Sabtu (31/3) kemarin menggelar wisuda tahsinu qiroatil Quran. Kegiatan tersebut sebagai upaya menjadikan SMP...

Pentaskan 60 Tari Tradisional, UNNES Raih Leprid

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyabet penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). Kali ini, penghargaan diraih tepat pada peringatan Hari Tari...

Pentingya K3 Dalam Standar Akreditasi RS

SEMARANG- Mewujudkan masyarakat sehat itu menjadi tanggung jawab bersama, bukan perorangan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes RI Kartini Rustandi, dalam...

Perlu Program Spesifik Tanggulangi Kemiskinan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kemiskinan di Jawa Tengah (Jateng) terus mengalami penurunan. Sejumlah program yang lebih spesifik perlu diterapkan guna terus menekan angka kemiskinan tersebut. Badan...