Awasi Pembagian THR Karyawan

102

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Mendekati momentum lebaran, pabrik-pabrik di Kabupaten Semarang diminta untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawannya tepat waktu. Bupati Semarang Mundjirin mengatakan pembayaran THR untuk karyawan pabrik paling lambat H-7 lebaran.

Dikatakan Mundjirin, dalam hal ini Pemkab Semarang juga akan ikut mengawasi pendistribusian THR kepada karyawannya. Supaya dapat diterima karyawan tepat waktu. Bahkan, pihaknya akan memberikan teguran kepada pabrik atau perusahaan yang tidak mendistribusikan THR tepat waktu kepada karyawannya.

“Kita akan awasi, dan kalau ada yang H-7 belum didistribusikan maka akan kita berikan teguran maupun peringatan,” ujarnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016, THR bagi karyawan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum lebaran atau H-7. THR merupakan hak bagi pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha berdasarkan peraturan yang berlaku. “Pembayaran tepat waktu akan memberikan kemudahan dan kesejahteraan bagi karyawan untuk memenuhi kebutuhan saat merayakan lebaran,” tegas nya.

Mundjirin juga akan meminta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh perusahaan yang ada. Sekaligus mendesak para pengusaha untuk melaksanakan kewajibannya itu. “Saya akan perintahkan Kepala Disnaker untuk mengawasi seluruh perusahaan yang ada agar mematuhi peraturan itu,” ujarnya.

Sementara untuk THR yang dibayarkan ke Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui APBD yaitu sebesar Rp 6,5 miliar. Selain itu, anggaran tersebut juga akan diperuntukkan untuk para tenaga honorer di Kabupaten Semarang. Mundjirin berharap, dengan THR tersebut dapat digunakan sebagik-baiknya oleh ASN maupun tenaga honorer di Kabupaten Semarang.“THR harus dibayarkan ke pegawai negeri tidak hanya gaji pokok namun juga tunjangan – tunjangan lain,” katanya.

Kemudian untuk gaji ke 13 para ASN baru dapat dibayarkan pada Juli 2018 nanti.“Karena ini momentum lebaran jadi semua karyawan maupun ASN berhak mendapatkan tersebut. Karenanya itu dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya. (ewb/bas)