8.700 Paket Sembako Habis Terjual

197
LARIS - Masyarakat saat belanja paket sembako murah dari Pemkot Pekalongan, Kamis (7/6/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
LARIS - Masyarakat saat belanja paket sembako murah dari Pemkot Pekalongan, Kamis (7/6/2018). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebanyak 8.700 paket sembako yang disediakan Pemkot Pekalongan untuk pasar murah Ramadan habis terjual. Hal itu dikatakan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan pada hari terakhir pelaksaaan pasar murah di Kelurahan Pasirkratonkramat.

Betty Dahfiani Dahlan mengatakan pasar murah mendapatkan antusias yang luar biasa dari masyarakat. Terbukti dari 27 kelurahan yang mengadakan pasar murah Ramadan tersebut, rata-rata paket sembako habis.

“Ini menjadi tolok ukur bagi kami bahwa ternyata masyarakat memang membutuhkan bantuan saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” katanya, Kamis (7/6/2018).

Ia menambahkan sampai hari Rabu (6/6) kemarin, di 26 kelurahan sudah terjual sebanyak 8.207 paket sembako, dan di hari terakhir pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Pasirkratonkramat pihaknya menyediakan 493 paket. Sehingga 8.700 paket yang disediakan dapat terjual semua.

“Sebetulnya untuk Kelurahan Pasirkratonkramat ini kita sediakan 475 paket sembako yang dapat dibeli dengan kupon, tapi hari ini kita tambah 18 paket yang dapat dibeli tanpa kupon. Jadi total ada 492 paket,” tambahnya.

Untuk komoditi yang dijual setiap paketnya terdiri dari 5 kg beras premium super, 2 kg gula dan 1 liter minyak goreng. Sedangkan pendistribusiannya melalui pembagian kupon oleh kelurahan.

“Nilai per paket Rp 96.000, subsidi dari Pemkot Rp 30.000/paket sehingga harga jual per paket ke masyarakat Rp 66.000, ” tuturnya.

Betty berharap pasar murah Ramadan yang diselenggarakan Pemkot Pekalongan bekerja sama dengan Perum Bulog Subdrive VI Pekalongan ini rutin dilakukan untuk membantu warga yang kurang mampu.

“Saya harap pasar murah ini tepat sasaran dan yang membeli betul-betul masyarakat yang kurang mampu,” harap Betty.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Sub Divre VI, Pekalongan, Muhyono menambahkan pihaknya menyedikan 45 ton beras premium super untuk memenuhi kebutuhan pasar murah Ramadan Pemkot Pekalongan.

“Saya harap Pemkot Pekalongan selalu memakai komoditas dari Bulog,”harap Muhyono.

Ditambah, stok beras yang dimiliki Bulog untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan sampai Lebaran nanti sebesar 3.500 ton. ” Ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 6 bulan ke depan,” pungkasnya. (han/lis)