Siapkan 21.688 Personel

138
SIAPKAN PASUKAN: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat memeriksa pasukan apel siaga di jalur tol Kalikuto Gringsing Batang, Rabu (6/6). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang )
SIAPKAN PASUKAN: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat memeriksa pasukan apel siaga di jalur tol Kalikuto Gringsing Batang, Rabu (6/6). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang )

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Batang dan daerah sekitar menggelar apel siaga jelang Lebaran, di jalur tol Jembatan Tol Kalikuto, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (6/6) sore.

Kapolda menegaskan bahwa Jawa Tengah sudah siap menerima pemudik. Baik melalui jalur tol maupun jalur pantura. Karena pemerintah provinsi bersama Polda, TNI Kodam IV Diponegoro  sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengamanan arus mudik dan balik.

Bertindak sebagai pemimpin Apel Kapolda Jawa Tengah Irjend Pol Condro Kirono, tampak pula Pangdam Diponegoro Mayjend Wiriyanto, Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmiko Bupati Batang Wihaji dan Kapolres se-Pantura Barat.

Menurut Kapolda, Jawa Tengah di tahun 2016 ke bawah kemacetan selalu menjadi problem setiap tahunnya. Namun kini telah difasilitasi jalan tol. Di Jawa Tengah sendiri sudah tembus sampai Semarang, Salatiga sudah tembus ke arah Sragen, walaupun  ada sebagian yang fungsional membuat jalur Jateng lebih mudah dilalui.

“Walaupun jalan Tol yang masih fungsional Pemalang-Semarang, Provinsi Jawa Tengah siap menerima pemudik yang melintas,” serunya.

Ditambahkan, untuk kekuatan pengamanan dikerahkan sebanyak 21.688 personel gabungan Polri, TNI dan Pemerintah Daerah yang semua siap ke pos pam dan rest area.

“Untuk yang masuk jalan tol, saya mengimbau untuk kecepatannya dikendalikan sekitar 40-60 km/jam, khususnya mulai dari Pemalang sampai Semarang,” ujarnya.

Di jelaskan juga bahwa titik – titik simpul kepadatan antrean di Kabupaten Tegal di pintu tol Kertasari dengan menggunakan E-Tol, oleh karena itu bagi pemudik harus mempersiapkan benar kartu elektronik tol.

Dijelaskan juga, bahwa nantinya jalur tol fungsional idealnya akan operasional siang hari, namun akan melihat kondisi di lapangan nantinya. Kurangnya penerangan telah diantisipasi dengan mobil patrol dan lampu SAR setiap 5 km.  (han/zal)