Pengawas TPS Harus Berani dan Tegas

284
NETRAL: Puluhan PTPS yang dilantik secara serentak di masing-masing kecamatan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NETRAL: Puluhan PTPS yang dilantik secara serentak di masing-masing kecamatan. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ribuan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dilantik serentak di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang, Agus Suryanto mengungkapkan ada 1.769 PTPS yang dilantik secara serentak se Kabupaten Semarang.

“Pelantikan itu untuk kesiap-siagannya demi berjalannya Pilgub Jateng yang lancar, aman, sukses, bermutu dan berkeadilan,” kata Agus, Selasa (5/6).

Pelantikan PTPS merupakan salah satu bentuk persiapan untuk mensukseskan pelasanaan Pilgub Jateng 2018. Tak hanya dilantik, para PTPS ini juga mendapatkan pembekalan dan mengikuti apel siapa seketika setelah dilantik.

“Pelantikan dan apel siaga PTPS hari ini dilakukan untuk konsolidasi sekaligus menunjukkan kesiapan jajaran pengawas hingga ke tingkat pengawas TPS dalam mengawal penyelenggaraan Pilgub 2018 dan khususnya pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 27 Juni mendatang,” katanya.

Para pengawas memiliki tugas yang berat untuk memastikan seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 mendatang, berlangsung sesuai dengan dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, PTPS juga harus memastikan bahwa dalam proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara tidak membiarkan potensi pelanggaran terjadi. “Jika terjadi pelanggaran, PTPS harus berani menindak. Panwaskab mendukung penuh terhadap semua jajaran pengawas di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya PTPS dituntut untuk bekerja penuh tanggung jawab, teliti, jujur, adil dan independen serta menjaga netralitas. Juga pelaksanaan pencoblosan hingga pengawasan pelaksanaan penghitungan suara, termasuk mengawal penyerahan kotak suara dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (PPPS) ke PPK melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Mulai hari tenang, PTPS harus memantau situasi sekitar TPA masing-masing dari kemungkinan praktik kampanye terselubung dari paslon mauppun tim suksesnya,” katanya.

Selain memastikan tidak ada kampanye Pilgub, pihaknya juga berpesan agar PTPS melakukan pengawasan melekat pada saat pembuatan TPS.  Jangan sampai TPS yang dibuat tidak ramah terhadap penyandang disabilitas. Dijelaskannya, TPS yang memenuhi keseluruhan sebagai TPS akses mempunyai tujuh unsur. Antara lain jalan menuju TPS mudah dilalui kursi roda. (ewb/bas)