Pemkot Bagikan THR Rp 15 Miliar

314

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemkot Salatiga  mencairkan tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1439 H untuk aparatur sipil negara (ASN) bersamaan dengan pembayaran gaji periode Juni pada Senin (4/6) kemarin. Total anggaran yang digunakan untuk membayar THR sebanyak 3.469 ASN mencapai Rp 15 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Salatiga Adhi Isnanto menjelaskan, sejak pencairan THR ASN mengacu kepada Peraturan Mentri Keuangan (Permenkeu) Nomor: 54/PMK.05/2018 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya.

Adhi menjelaskan, anggaran THR ASN di lingkungan Pemkot Salatiga sudah dialokasikan dalam APBD 2018. Pasalnya, pembahasan anggaran tersebut mengacu surat edaran dari pemerintah pusat mengenai gaji ASN ke-13 dan 14 yang diterima Pemkot Salatiga pada akhir 2017 lalu.

“Sehingga dalam pembahasan APBD 2018, anggaran THR kami usulkan dan disetujui. Jadi kami tidak kebingungan dalam mengalokasikan anggaran THR ASN. Kalau ada daerah yang kebingungan menalangi THR ASN, berarti tidak memperhatikan surat edaran dari pusat (pemerintah),” ujarnya.

Selain mengalokasikan anggaran THR bagi ASN, Pemkot Salatiga juga mengalokasikan anggaran THR untuk 25 orang anggota DPRD, wali kota Salatiga dan wakil wali kota Salatiga. Anggaran THR anggota DPRD mencapai Rp 100 juta. THR bagi pejabat politis tersebut juga sudah dicairkan.

Kendati demikian, Adhi memaparkan jika pemkot belum bisa memberikan THR bagi tenaga honorer. Pasalnya, pihaknya tidak memiliki payung hukum untuk bisa mengalokasikan anggaran bagi tenaga honorer. “Sampai saat ini belum bisa memberikan THR bagi honorer,” jelas dia.

Salah satu tenaga honorer di lingkungan Pemkot Salatiga yang enggan disebutkan namanya berharap bisa mendapatkan THR juga dari pemerintah. Harapan itu sudah lama disuarakan mengingat tugas mereka yang sama dan bahkan lebih berat dibanding ASN. (sas/bas)