Pastikan Infrastruktur Nyaman Untuk Pemudik

142

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memastikan jalur mudik di wilayahnya bisa dilalui pemudik dengan nyaman. Baik jalur utama maupun alternatif.

Kepastian itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menghadiri apel gelar pasukan operasi Ketupat Candi 2018 di Jalan Mandurorejo, Rabu (6/6).

“Masyarakat yang akan melewati Kabupaten Pekalongan, dipastikan semua jalan sudah dalam kondiis baik dan mulus. Untuk itu pemudik, bisa memanfaatkan rest area dengan membeli produk unggulan kita, yaitu batik,” tegas bupati.

Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Pekalongan, merupakan titik lelah bagi pemudik yang datang dari Jakarta atau Surabaya, karena letaknya di tengah, yakni 425 kilometer ke Surabaya dan 435 kilometer ke Jakarta.

Untuk itu Pemda memback-up jalannya operasi Ketupat Candi 2018. Tidak hanya di pantura saja yang menjadi titik sentral, tetapi juga di daerah-daerah lain seperti daerah atas menjadi konsentrasi pantauan, yakni dengan menyiapkan pemadam kebakaran dan lain-lain.

“Kami persiapkan terutama jajaran Dinas Perhubungan, Kesehatan, Perdagangan dan lain-lain. Prinsip Kabupaten Pekalongan siap untuk dilalui oleh para pemudik. Mudah-mudahan para pemudik yang melalui Kabupaten Pekalongan merasa nyaman, aman, dan bisa membeli oleh-oleh khas Pekalongan,” kata Asip.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, menjelaskan, jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi Ketupat Candi 2018 sebanyak 358 personel. Mereka akan bertugas mulai tanggal 7 hingga 24 Juni 2018, untuk mengamankan dan membantu kelancaran pemudik.

Menurutnya, ada 4 hal yang harus diperhatikan dalam hal kerawanan ini, yaitu persediaan pangan, kelancaran dan keselamatan pemudik, antisipasi adanya mafia pangan dan terorisme.

“Kemacetan pantura selama arus mudik biasa terjadi di sepanjang Wiradesa. Karena di Wiradesa ada pasar, jembatan, traffic light, hotel dan lain-lain yang terhubung dengan Kota Pekalongan. Kemudian, antrean di SPBU Kauman Wiradesa, perlu diantisipasi. Ketiga, kita fokuskan di jalan tol. Walaupun tidak ada rest area di Kabupaten Pekalongan, namun untuk mengantisipasi adanya kerusakan mobil seperti mogok, ban bocor dan lain-lain, kita siapkan Pos di Bojong,” jelas Kapolres. (thd/zal)