Cemilan Daun Kelor Lolos PKM

873
KREATIF : Tim PKM UM Magelangyang memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Pucanganom dengan memanfaatkan daun kelor sebagai cemilan. (DOK HUMAS UMMAGELANG)
KREATIF : Tim PKM UM Magelangyang memberdayakan ibu-ibu PKK Desa Pucanganom dengan memanfaatkan daun kelor sebagai cemilan. (DOK HUMAS UMMAGELANG)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Penelitian pemanfaatan daun kelor di rumah-rumah warga berhasil mengantar mereka lolos PKM 2018.

Upaya untuk memaksimalkan manfaat daun kelor menjadi camilan yang bergizi dalam bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat dituangkan oleh lima mahasiswa Prodi Farmasi S1 UMMagelang dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Mereka melakukan penelitian berjudul Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Pucanganom Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang melalui Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Miracel Snack makanan sehat dan bernutrisi. Proposal PKM Bidang Pengabdian kepada Masyarakat itu berhasil lolos dan mendapatkan pendanaan dari Dikti tahun 2018 bersama 40 proposal PKM UMMagelang lainnya.

Mariska Dwi Astuti, Agvindra Kartika Sari, Ria Sulfi Lestari, Nabilla Choirunnisa, dan Ajeng Krismonika Anggraeni adalah lima mahasiswa yang menggagas kegiatan pengabdian tersebut. Mariska, ketua tim mengungkapkan, camilan anak zaman sekarang banyak mengandung bahan pengawet, minim bergizi serta cenderung merusak pertumbuhan dan perkembangan anak. “Tanaman kelor yang banyak tumbuh di Desa Pucanganom yang tidak dimanfaatkan, kami olah menjadi camilan yang sehat, bernutrisi dan bergizi khususnya bagi anak-anak.” ujar Mariska.

Berbagai olahan yang dapat dijadikan camilan dengan bahan baku daun kelor adalah aneka kue seperti brownis, nastar, puding, serta cistik. Proses pembuatannya relatif mudah. “Kelor yang dipakai dalam bentuk bubuk yakni kelor yang dikeringkan lebih dahulu kemudian disaring, ” ungkap Mariska.

Dibimbing oleh Heni Lutfiyati, M.Sc, Apt, dosen yang juga Kaprodi D3 Farmasi Fikes UMMagelang, kelima mahasiswa itu memberikan pelatihan pembuatan camilan berbahan baku kelor kepada ibu-ibu PKK di Desa Pucanganom Srumbung. Selain itu mereka juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. (vie/sct)