Barikade Mulai Dipasang di Jalur Mudik 

99
PENGAMAN: Petugas Polres Kendal memasang barikade disepanjang Pantura Kendal Selasa (5/6). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGAMAN: Petugas Polres Kendal memasang barikade disepanjang Pantura Kendal Selasa (5/6). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pemasangan barikade di tengah median jalan mulai dilakukan Polres Kendal. Pemasangan ini untuk mengurangi hambatan dan kemacetan jalan akibat banyaknya penyebrang pada arus mudik lebaran 2018 nanti.

Selain di median jalan, barikade juga dipasang di penggalan jalan untuk putar balik (u-turn). Tujuannya untuk meminimalisir kendaraan memutar balik karena dapat menghambat perjalanan.  Pemasangan barikade ini selain menggunakan pagar besi, juga menggunakan kerucut lalu lintas atau traffic cone.

Hal ini untuk memudahkan buka tutup jalan dalam pengaturan lalu lintas ketika arus mudik nantinya. “Jadi ketika jam-jam lengang, maka traffic cone akan kami buka. Sebaliknya saat padat, maka akan kami tutup atau kami pasang kembali traffic cone,” kata Kasat Lantas Polres Kendal AKP Edi Sutrisno melalui Kanit Dikyasa Ipda Setyo Dwi.

Selain itu pemasangan barikade dan buka tutup jalan sepanjang pantura Kendal dilakukan adalah untuk menguangi angka kecelakaan. Sebab kendaraan yang memutar balik bisa berkurang. “Tidak seluruh bukaan jalan akan ditutup, polisi akan melakukan evaluasi apakah ada penumpukan kendaraan atau tidak,” jelasnya.

Evaluasi dilakukan untuk melihat apakah penutupan dan bukaan jalan efektif mengurangi hambatan dan kemacetan atau tidak. “Agar rambu dan barikade tidak mudah dibuka ataupun dicopot, kita  mengikatnya dengan kawat dan tali,” imbuhnya.

Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya mengatakan sepanjang jalur utama mudik di Pantura Kendal beberapa penyebab kemacatan adalah adanya pasar tumpah terjadi di empat titik. Yakni Pasar Cepiring, Pasar Kendal, Pasar Weleri dan Pasar Pagi Kaliwungu.

“Tapi yang berada persis di jalur pantura dan menimbulkan kemacetan adalah Pasar Cepiring, makanya khusus Pasar Cepiring dittutup menggunakan barikade, dan akan kami tempatkan Pos Pengamaman (Pospam),” katanya.

Ia mengimbau kepada  pemudik untuk tetap berhati-hati selama dijalan. Yakni dengan mengecek semua kondisi kendaraan dan alat serta kelengkapan kendaraan. “Hindari kebut-kebutan, jika lelah dan ngantuk beristirahat. Jangan dipaksakan untuk tetap melaju,” tambahnya. (bud/bas)

Silakan beri komentar.