Tambahan Poin untuk Hafidz

328
UJIAN HAFIDZ : Sejumlah siswa mengikuti uji petik hafalan Alquran di kantor Kemenag Kota Magelang sebagai syarat mendapat tambahan poin mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
UJIAN HAFIDZ : Sejumlah siswa mengikuti uji petik hafalan Alquran di kantor Kemenag Kota Magelang sebagai syarat mendapat tambahan poin mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang memberikan tambahan nilai nonakademis bagi penghafal Alquran atau hafidz dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018/2019. Aturan ini disambut sejumlah orangtua dengan mengantarkan anaknya mengikuti uji petik hafalan Alquran di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Magelang, Selasa (5/6).

Salah satu orangtua, Ining, 40, warga Kelurahan Kramat Selatan Kota Magelang mengatakan, anaknya yang bernama Syihab menjalani uji petik dengan hafalan satu juz, yakni juz 30 di hadapan penguji, Mislam Kowi Al-Hafidz. “Bagus ada sistem seperti ini. Selain peluang diterimanya besar, juga dapat memacu semangat anak untuk terus menghafal Alquran,” kata Ining.

Hal yang sama juga disampaikan Imyati, 45, warga Gemulung, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang yang mengantarkan anaknya, Maula Hakim. Imyati berharap anaknya bisa diterima di SMP 6 Magelang, meski nilai ujian nasional anaknya kurang. “Anak saya hafal hampir 30 juz. Sejak kelas 3 SD saya sudah memasukkan Hakim ke Pondok Pesantren Al Idris Gemulung, Bandongan. Sekarang ingin lanjut di SMP kota. Mudah-mudahan ujiannya lulus dan bisa diterima,” beber Imyati.

Kepala Kantor Kemenag Kota Magelang Anif Solikhin menjelaskan, uji petik ini merupakan tindak lanjut dari amanah Disdikbud Kota Magelang terkait PPDB 2018/2019. Terutama adanya arahan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito yang ingin mewujudkan salah satu visinya, yaitu religius.

“Wujud dari visi itu dengan menjaring para penghafal Alquran di momen PPDB ini. Bagi calon siswa baru yang hafal 1-2 juz mendapat nilai tambahan 0,75. Hafal 2-4 juz nilai 1,50, 4-6 juz nilai 2,25, dan hafal 7 juz lebih setara dengan juara nasional,” papar Anif.

Anif mengaku merasa terkejut, pada hari pertama PPDB, ada lebih dari 35 calon siswa baru yang ingin mengikuti uji petik. Rata-rata mereka sudah hafal 1-4 juz dan membawa sertifikat dari sekolah/lembaga sebelumnya. “Sertifikat itu jadi syarat ikut uji petik. Nanti setelah uji petik dinyatakan lulus, maka Kemenag akan keluarkan sertifikat. Calon siswa diuji oleh penguji yang seorang hafidz,” imbuh Anif. (had/ton)