33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Resto Chinese Food Terbaik di Pantura Barat

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM – BERDIRI Sejak sejak tahun 2005, Cin Long Resto di Kompleks Dupan Square Pekalongan jalan Dr Sutomo Baros depan terminal Kota Pekalongan, hinga kini masih dipercaya sebagai restoran Chinese food terbaik di Pantura Barat atau wilayah Karesidenan Pekalongan.

Penggemar kuliner menu oriental, masih setia dan menikmati sajian kuliner di resto yang terletak satu bangunan dengan Hotel Sahid Mandarin Kota Pekalongan ini. Tidak hanya sajian pilihan makanan dan minuman yang komplet, fasilitas penunjangnya juga sangat komplet. Dari sarana prasarana hingga area parkir yang sangat luas, salah satu alasan resto tersebut layak dikunjungi.

“Kami bahkan juga memiliki gedung pertemuan yang komplet, dari yang ukuran dibawah 100 orang hingga diatas 2.000 ribu orang kami punya,” seru owner Cin Long Resto Sugiarto yang diwakili Manajernya Sumarlan, kepada Manajeman Jawa Pos Radar Semarang, saat penyerahan Culinary Award, Selasa (5/6).

Berbagai menu andalan yang ditawarkan di resto yang satu gedung dengan Hotel Sahid Mandarin Kota Pekalongan tersebut, antara lain dim sum, dim sum kombinasi, sup bibir ikan 3 rasa, tom yam seafood, sup ayam tim teratai, bebek peking. Juga ada daging sapi lada hitam ala vietnam, ayam goreng krispi, sapi tahu seafood, ikan dori tim Hong Kong, nasi goreng, udang goreng ala Cin Long, kepiting soka telur asin dan masih banyak menu lain.

“Ratusan menu Chinese food komplet kami miliki, kami juga bisa melayani catering di rumah atau gedung dengan menu pilihan konsumen,” lanjutnya.

Menu favorit, kata Sumralan cukup bervariasi, namun yang paling sering dipesan antara lain Gurame saus rujak, udang telur asin, ayam goreng, daging sapi lada hitam. Bisa dibilang menu-menu terebut menu pejabat, karena setiap pejabat yang datang menu tersebut paling banyak disajika dan dipesan sebagai jamuan makan.“Menu-menu lezat kami yang memasak chef Akiong, yang memang sudah berpengalaman di menu maka Chinese food cukup lama,” jelasnya.

Yang istimewa kata Sumarlan lagi, ada menu spesial yaitu Lendong. Menu ini merupakan makanan dengan bahan dasar belut goreng dikasih sayur pumak (sejenis caisin), disajikan basah mirip masakan cap cay. Selain dimasak dengan sayuran, juga bisa di olah dengan bumbu lada hitam, yang terasa pedas dan hangat  di mulut. Selian itu rasa daging dan kerenyahan belut tetap terasa.

Resto ini buka dari pukul 10.00 hingga 22.00, buka selama seminggu penuh. Bahkan hari besar dari sdaing hingga malam sealu dipenuhi pengunjung setia. Baik tamu luar kota maupun orang lokal dari Batang hingga Brebes.

“Biasanya pengunjung yang datang kesini tidak hanya sekedar untuk makan saja, karena berada di lingkunagn ekslusif dan one stop entertainment mereka juga kadang mencari hiburan disini,” tandasnya. (han/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Hari Ini, PDIP Gelar Apel Siaga

SEMARANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar apel siaga serentak di 35 kabupaten/kota di Jateng, Minggu (4/2) pukul 10.00 hari ini. Apel siaga...

Diburu Karena Nyaman dan Unik

RADARSEMARANG.COM - BULAN Ramadan adalah bulan yang penuh hikmah, pada bulan ini umat Islam berlomba-lomba mencari pahala dengan melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada...

Pengadilan Luncurkan Pelayanan Satu Atap

MAGELANG–Untuk mempermudah layanan hukum kepada masyarakat, Pengadilan Negeri Kelas 1 B Kota Magelang, meluncurkan pelayanan satu atap atau pelayanan terpadu. Peluncuran dilakukan pada Kamis (9/11)...

Optimalkan Peran Media

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Media adalah ruang publik. Siapa yang paling banyak mengisi ruang publik, akan memenangi opini publik dan menguasai agenda publik. Hal itu...

Pemprov Didesak Bantu Ngesti Pandawa

SEMARANG  - Grup Wayang Orang Ngesti Pandawa sejak 2015 tidak lagi mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemprov Jateng. Adanya aturan dari Kemendagri yang mensyaratkan...

Mengunjungi Pesantren Pertama di Amerika

Disway tidak mampir ke New York. Itu bukan meniru judul novel Ayu Utami: “Laela Tidak Mampir New York”. Tapi saya benar-benar tidak sempat mampir. Saya...