33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Petakan TPS Rawan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Magelang tengah melakukan mitigasi dan deteksi dini kerawanan pemilu. Peta kerawanan nantinya disusun hingga ke level tempat pemungutan suara (TPS).

“Masih dalam proses penelitian, sekarang baru sampai level kecamatan. Nanti akan kita launching besok tanggal 24 Juni,” ucap Ketua Panwaskab Magelang, M Habib Saleh, Selasa (5/6).

Habib menjelaskan, tujuan penyusunan TPS rawan ini untuk memetakan kerawanan sebagai langkah untuk mengurangi potensi kerawanan. Menyediakan data analisis untuk menyusun strategi pencegahan pelanggaran dan mengukur tingkat kesiapan pengawas pemilu.

“Ada tiga variabel dengan 13 indikator TPS rawan. Yakni menyangkut akurasi data pemilih, penggunaan hak pilih, politik uang, netralitas KPPS, pemungutan suara, dan kampanye,” paparnya.

Habib menegaskan, untuk melakukan pengawasan hinggal level desa, pihaknya telah mengukuhkan sebanyak 2.629 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) se-Kabupaten Magelang. Pelantikan kepada 2.629 PTPS tersebut dilakukan secara serentak oleh Ketua Panwascam di masing-masing kecamatan, Senin (4/6) sore.

“Kami meminta kepada PTPS untuk menjunjung tinggi independensi, menjaga netralitas, baik dalam ucapan maupun tindakan. Bagi seorang pengawas pemilu netralitas adalah harga diri dan kehormatan. Kita harus netral sejak dalam pikiran,” tandasnya.

Habib menambahkan, tahapan kampanye saat ini memasuki masa krusial. Selama 23 hari ke depan ada banyak potensi kerawanan berupa penyalahgunaan tempat ibadah untuk kampanye. Kemudian keterlibatan ASN, kades dan perangkat desa dalam kampanye, politik uang, kampanye terselubung melalui zakat, infak dan sedekah, kampanye di hari tenang, pelanggaran APK dan bahan kampanye.

“Untuk meminimalisasi pelanggaran tempat ibadah untuk kampanye selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, kami telah melayangkan surat edaran kepada takmir atau pengelola masjid se-Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (san/lis)

Berita sebelumyaHarga Terjangkau
Berita berikutnyaTambahan Poin untuk Hafidz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

News Presenter Bahasa Inggris

CITA-citanya menjadi seorang news presenter dalam bahasa asing membawa Esterrina Symeni Haruminingtyas semangat dalam menekuni bahasa Inggris sejak duduk di bangku SMA. “Iya, aku mulai...

Problem Belum Terpecahkan

SEMARANG – Problem minimnya gol yang mampu dicetak tim PSIS Semarang di pertandingan tampaknya belum terpecahkan. Di laga uji coba menjamu Persijap Jepara, Sabtu...

Nasabah Tagih Uang Tabungan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Masalah keuangan di Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat Temanggung kembali mencuat. Puluhan nasabah mendatangi Kantor Pusat PD BKK...

Berjudi di Angkot, 10 Orang Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Unit Resmob Sat Reskrim Polres Salatiga yang langsung dipimpin Iptu Danang menindak para pelaku judi dadu kopyok di dalam angkutan prona...

Harus Ada Kesepakatan dan Komitmen

SEMARANG - Fenomena keluarga dengan kondisi istri bekerja dan suami mengasuh anak, kini banyak terjadi di Indonesia. Hal ini kerap menimbulkan masalah dalam rumah...

Pelayanan Nyenengke, Tak Ada Pungutan Liar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sehari sebelum cuti kampanye, Rabu (14/2) kemarin, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memeroleh kado istimewa dari ASN di lingkungan Pemprov Jateng. Kado itu berupa...