33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Panwas Beri Teguran Keras Kadus

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pelanggaran kampanye oleh perangkat desa kembali terjadi pada proses Pilkada Magelang 2018. Kali ini dugaan pelanggaran dilakukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Slokopan Desa Sokorini Kecamatan Muntilan.

Kadus Slokopan, Fatkhuroyan, diduga melanggar karena menghadiri kampanye tatap muka pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut satu Zaenal Arifin-Edy Cahyana di RM Moroseneng Jl Yasmudi no 9 Muntilan, Senin (4/5) petang.

Ketua Panwascam Muntilan Faizatul Umayah menuturkan, kehadiran Fatkhuroyan dalam kampanye tatap muka tersebut mengindikasikan ketidaknetralannya selaku perangkat desa.

“Kami (Panwascam Muntilan, Red) telah  memanggil Fatkhuroyan untuk memberikan klarifikasi pada Selasa 5 Juni 2018 pukul 15.00,” ucap Faizatul, Rabu (6/6).

Dia menjelaskan, saat diklarifikasi oleh Panwas, Fathkuroyan mengakui dapat undangan atas nama Paguyuban Petani Tembakau (P3TM), bukan sebagai perangkat desa. Namun demikian, Fathkuroyan juga mengakui mengetahui acara tersebut adalah kampanye tatap muka dan akan dihadiri paslon.

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwascam Muntilan, Surahman mengungkapkan,  fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Yakni Fatkhuroyan duduk di kursi nomor dua dari depan ketika acara kampanye tatap muka. “Kami sudah memiliki bukti dokumentasi berupa foto yang bisa dijadikan alat bukti,” ucap Surahman.

Lanjut dia, berdasarkan alat bukti yang ada, Panwascam Muntilan menyimpulkan Fatkhuroyan terbukti melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016, UU Nomor 6 Tahun Tahun 2014 tentang Desa. Atas dugaan pelanggaran ini, pelaku bisa terkena sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis dan bisa juga sampai pemberhentian.

“Berdasarkan hasil gelar perkara dan rapat pleno Panwascam Muntilan, kami memberikan teguran keras kepada Fatkhuroyan,” pungkasnya. (san/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penerapan “Kotekari” dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS

RADARSEMARANG.COM - PRESTASI belajar IPS adalah merupakan hasil yang diperoleh atau dicapai oleh seseorang setelah mengalami proses belajar, selain ditunjukkan adanya peningkatan pengetahuan juga...

Rangsang Partisipasi Masyarakat Pemkot Bagi-Bagi Penghargaan

KOTA Semarang berjalan di atas empat roda yang harus berjalan beriringan yaitu pemerintah, pengusaha, pewarta dan penduduk. Kesemuanya harus mengedepankan kebersamaan untuk mewujudkan Semarang...

Asep Terima Rp 100 Juta, Heru Siswanto Rp 60 Juta

SEMARANG- Uang fee mencapai Rp 60 juta hingga Rp 110 juta diduga diterima tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk urea tablet dalam 3...

Residivis Culik Adik Ipar

BATANG – Dua pelaku pelarian gadis di bawah umur dibekuk anggota Satreskrim Polres Batang. Pelaku dibekuk di Perumahan Transmigrasi, Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau...

Pamerkan Batik Temanggungan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Untuk memperkenalkan khasanah kebudayaan lokal kepada khalayak umum, puluhan sanggar tari dari berbagai penjuru di Kabupaten Temanggung menggelar pementasan seni tari kreasi...

Sunandar Seno Pimpin BM PAN Jateng

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Musyawarah Wilayah IV Barisan Penegak Amanat Nasional (BM PAN) selesai digelar di Hotel Trio Kota Magelang, kemarin. Selain menetapkan program kerja...