Panwas Beri Teguran Keras Kadus

231

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pelanggaran kampanye oleh perangkat desa kembali terjadi pada proses Pilkada Magelang 2018. Kali ini dugaan pelanggaran dilakukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Slokopan Desa Sokorini Kecamatan Muntilan.

Kadus Slokopan, Fatkhuroyan, diduga melanggar karena menghadiri kampanye tatap muka pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut satu Zaenal Arifin-Edy Cahyana di RM Moroseneng Jl Yasmudi no 9 Muntilan, Senin (4/5) petang.

Ketua Panwascam Muntilan Faizatul Umayah menuturkan, kehadiran Fatkhuroyan dalam kampanye tatap muka tersebut mengindikasikan ketidaknetralannya selaku perangkat desa.

“Kami (Panwascam Muntilan, Red) telah  memanggil Fatkhuroyan untuk memberikan klarifikasi pada Selasa 5 Juni 2018 pukul 15.00,” ucap Faizatul, Rabu (6/6).

Dia menjelaskan, saat diklarifikasi oleh Panwas, Fathkuroyan mengakui dapat undangan atas nama Paguyuban Petani Tembakau (P3TM), bukan sebagai perangkat desa. Namun demikian, Fathkuroyan juga mengakui mengetahui acara tersebut adalah kampanye tatap muka dan akan dihadiri paslon.

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwascam Muntilan, Surahman mengungkapkan,  fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Yakni Fatkhuroyan duduk di kursi nomor dua dari depan ketika acara kampanye tatap muka. “Kami sudah memiliki bukti dokumentasi berupa foto yang bisa dijadikan alat bukti,” ucap Surahman.

Lanjut dia, berdasarkan alat bukti yang ada, Panwascam Muntilan menyimpulkan Fatkhuroyan terbukti melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016, UU Nomor 6 Tahun Tahun 2014 tentang Desa. Atas dugaan pelanggaran ini, pelaku bisa terkena sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis dan bisa juga sampai pemberhentian.

“Berdasarkan hasil gelar perkara dan rapat pleno Panwascam Muntilan, kami memberikan teguran keras kepada Fatkhuroyan,” pungkasnya. (san/lis)