Jawa Pos Radar Semarang Salurkan Bantuan Korban Rob

256
SALURKAN BANTUAN:  Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, didampingi General Manajer (GM) Radar Semarang, Iskandar, menyalurkan langsung bantuan dari pembaca kepada Abdul Rozak. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALURKAN BANTUAN:  Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, didampingi General Manajer (GM) Radar Semarang, Iskandar, menyalurkan langsung bantuan dari pembaca kepada Abdul Rozak. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bencana banjir rob yang melanda Kabupaten dan Kota Pekalongan selama dua pekan terakhir, ternyata menyentuh hati para pembaca Jawa Pos Radar Semarang. Terbukti selama dua minggu terakhir ini, banyak para pembaca yang menyalurkan bantuan ke Kantor Jawa Pos Radar Semarang Biro Pekalongan, di jalan Urip Sumoharjo 47 Kota Pekalongan.

Adapun bantuan yang diberikan dari pembaca seperti selimut, pakaian, obat-obatan dan sejumlah uang kemarin (5/6) telah disalurkan. Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, memberikan langsung bantuan secara simbolis kepada koordinator bencana rob di Kelurahan Pabean, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan yaitu Abdul Rozak.

“Kami menyampaikan amanah dari para pembaca, untuk menyampaikan bantuan ini kepada korban bencana banjir rob, tolong disampaikan kepada mereka yang berhak,” kata Baehaqi saat menyampaikan bantuan kemarin.

Selain dari masyarakat sekitar Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, bantuan juga datang dari pembaca Jawa Pos dari daerah lain Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Brawijaya Malang, berupa pakaian, obat-obatan dan uang sebesar Rp 600 ribu.

Sementara itu, Abdul Rozak menegaskan bahwa bantuan yang diberikan dari pembaca Jawa Pos Radar Semarang sangat tepat, yakni pakaian baru yang bisa digunakan untuk hari raya Idul Fitri, obat-obatan dan sejumlah uang.

Menurutnya bantuan yang datang saat ini sebagian besar adalah sembako atau makanan, jumlahnya sudah sangat berlimpah. Namun pakaian baru dan obat-obatan jumlah sangat terbatas.

“Para korban rob sebagian tidak bekerja, tidak bisa beraktivitas karena banjir, jadi bantuan pakaian baru, obat-obatan dan sejumlah uang sangat membantu sekali dan kami sangat membutuhkan” tegas Rozak. (thd/bas)