Jangan Paksakan Mudik Lewat Jalan Tol

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso mengimbau seluruh pemudik yang hendak ke Jateng tidak memaksakan dirinya untuk menggunakan jalur tol mudik. Hal itu dikarenakan belum sepenuhnya ruas tol Jakarta-Surabaya berfungsi secara penuh atau operasional.

Tahun ini ada operasionalisasi jalan tol pantura untuk mudik, pasti orang Jabodetabek ingin merasakan jalan tol dari Jakarta ke Solo atau bahkan sampai Mantingan. “Tapi jangan paksakan lewat tol. Karena, jika berangkat dari Jakarta, cek waze, google maps dan sosial media, nanti menemui adanya kemacetan di tol karena belum sepenuhnya tol berfungsi secara penuh,” katanya.

Meski begitu, Hadi menyilahkan pemudik untuk mencoba jalur tol baru yang dibuat melintas di Jateng, di antaranya Pejagan-Pemalang, Pemalang-Semarang, Semarang-Colomadu. Bagi yang mudik lewat tol yang baru silahkan dicoba, untuk rute Jakarta-Cikarang, Cikarang- Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang dan Semarang-Salatiga. “Semuanya sudah operasional, siapkan kartu tolnya,” ujarnya.

Politisi PKS ini menambahkan, tarif tol Jakarta-Palimanan sekitar Rp118 ribu, rute tol Palimanan-Pemalang sekitar Rp 90 ribu, Pejagan-Pemalang Rp 57 ribu dan Semarang-Salatiga Rp 42 ribu. “Tapi hati-hati sampai H-2 jembatan Kalikuto di perbatasan Kendal Batang belum bisa dilalui, harus keluar di underpass Gringsing, masuk pantura 500 meter, lalu masuk lagi ke tol di Weleri,” lanjutnya.

Untuk tol Batang-Semarang baru bisa digunakan satu jalur untuk 2 lajur mobil. H-7 dari Barat ke Timur dan H+7 sebaliknya. Bahkan kecepatan yang disarankan sekitar 40 km/jam. Sedangkan rest area ada banyak dan ada depo BBM tiap 10 kilometer. “Untuk ruas tol Batang-Semarang, itu masih fungsional, belum operasional. Kemudain tol Semarang-Salatiga, operasional sudah disiapkan kartu tolnya dengan biaya Rp 42 ribu,” jelasnya.

Selanjutnya, tol ruas Salatiga-Colomadu masih merupakan jalur tol fungsional karena belum ada pintu tolnya. Dia juga menyebut jalur ini hanya berlaku satu arah saja, baik dari arah Salatiga-Colomadu atau sebaliknya. “Di situ masih banyak yang belum sempurna, masih tanah dan agak semi-semi berdebu,” tandasnya.

Selain tol, pemudik juga bisa menggunakan ruas Pantura yang saat ini dalam kondisi bagus, ada sedikit permasalahan di beberapa titik pembangunan jalan. Untuk ruas tol alternatif Pantura, meliputi Bantarsari-Ketanggungan-Slawi-Randudongkal-Bantarbolang-Kebonagung-Wonotunggal-Bawang-Sukorejo-Boja-Ungaran dalam kondisi siap. Demikian pula untuk para pemudik ke Purworejo, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri sebaiknya mencoba Jalur Lintas Selatan dan Jalan Selatan – Selatan. “Semua dalam kondisi mulus dan penuh destinasi wisata baru,” tambahnya. (fth/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -