33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Bijak Bermedia Sosial

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM – PERKEMBANGAN media sosial dewasa ini, melambung pesat mewarnai hampir totalitas kehidupan manusia. Tiada waktu kosong kecuali bercengkrama dengan smartphone, yang semakin hari semakin canggih teknologinya dalam berbagai macam bentuk dan versinya. Menurut We Are Social, saat ini sekitar 60 persen penduduk Indonesia (132 juta) mengakses internet menggunakan smartphone. Fakta mencengangkan ini menunjukkan betapa bermedia sosial memiliki sisi positif yang luar biasa, seperti menjalin komunikasi, selaturrahmi, pertemanan, hiburan, bisnis, bahkan urusan kemasyarakat dan politik.

Sisi lain bermedsos, selain menghabiskan waktu berjalan tidak produktif, terutama bagi yang sekedar hura-hura dan entertain, juga semaraknya berita-berita negatif, fitnah dan bohong (hoax). Alquran sesungguhnya telah menjelaskan etika menyampaikan berita dan informasi yang benar. Surat al-Hujurat ayat 6 berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”  Ayat tersebut mengajarkan tabayyun atau klarifikasi dalam mencari kejelasan tentang sesuatu sehingga benar dan jelas keadaan sesungguhnya, dengan cara mencari sumber terpercaya.

Maka literasi media dalam konteks ini dangatlah urgen, tidak hanya sekedar menikmati fasilitas media sosial yang sudah tersedia dan menerima secara mentah-mentah, akan tetapi harus berpikir untuk apa media sosial ini digunakan. Mengingat bahwa Islam tidak melarang penggunaan media sosial, namun harus menjaga diri agar tidak terjerumus kepada kelalaian dalam ibadah, berhati-hati dan dapat memanfaatkan waktu dengan baik. Bijak dalam penggunaan media sosial sangatlah penting, dalam pandangan Islam yaitu mengetahui batasan-batasan penggunaannya, dengan etika yang baik, didasarkan nilai kejujuran, local wisdom dan kesantunan dalam bermedia sosial.

Media sosial harus diposisikan sebagai alat berkomunikasi, menjalin dan menyambung silaturahmi dari yang dekat semakin dekat dan yang jauh akan terasa dekat pula seperti berhubungan dengan orangtua, keluarga, saudara, dan teman. Dalam hadits Rasulullah SAW dijelaskan bahwa “Barang siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahim.” (HR. Bukhari-Muslim). Dari hadits tersebut dapat diambil intisari bahwa silaturahmi memang sangatlah penting bahkan bisa mempermudah rezeki dan memperpanjang umur.

Media sosial juga dapat dijadikan sebagai alat untuk menghasilkan sebuah karya seperti konten-konten yang berisi keilmuan, dakwah dan sebagainya yang sekarang marak dipublikasikan baik itu berupa audio dan visual. Medsos juga digunakan sarana penghibur bagi penggunanya yang merasa bosan, sharing informasi, berita dan pengetahuan yang bermanfaat.

Belajar menggunakan media sosial dengan bijak dan literasi media memang harus ditekankan, agar tidak terjadi lupa waktu, lalai dalam beribadah bahkan sampai merasa seperti hidup milik sendiri. Rasulullah SAW bersabda “Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya dimanakah ia habiskan, (2) ilmunya dimanakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh, (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya dimanakah usangnya.” (HR. Tirmidzi no. 2417).

Betapa baiknya jika media sosial digunakan dengan bijak dan sesuai dengan kegunaannya, maka bertepatan dengan bulan Ramadan ini teruslah melakukan kegiatan amal baik, bermanfaat dan bijak menggunakan media sosial dengan cara menyebarkan konten-konten dakwah, mengajak kebaikan, mencegah kemungkaran, tidak menyebarkan berita-berita hoax yang belum tentu benar kebenarannya dan dapat bertabayyun terlebih dahulu. (*)

Santri Pondok Pesantren Darul Falah Besongo Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengusaha Pemula Lemah dalam Memasarkan Produk

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mayoritas pengusaha pemula masih lemah dalam menggagas pemasarannya. Karena itu, para pengusaha pemula ke depan harus melakukan peninjauan lebih jauh terkait bagaimana produk...

227 Hektare Aset KAI Belum Disertifikat

MAGELANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Jogjakarta meminta warga menaati peraturan sewa. Jika ada oknum tertentu yang menarik uang sewa aset...

Musnahkan BB Narkoba dan Pupuk Subsidi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak kemarin memusnahkan barang bukti (BB) untuk 23 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan BB ini dipimpin...

SD N2 Kebonharjo Koleksi Piala Olahraga

KENDAL-Kiprah SD Negeri 2 Kebonharjo Kecamatan Patebon Kendal dalam berbagai ajang perlombaan, menorehkan banyak prestasi. Terbukti, koleksi pialanya kini sebanyak 382 baik dari perlombaan...

Ruko Dua Lantai Ludes

MUNGKID-- Kebakaran melanda sebuah ruko di area Pasar Pucang Kecamatan Secang Kabupaten Magelang, Rabu (26/4) malam. Si jago merah diduga muncul akibat korsleting listrik....

Beradu Masak Daging Sapi Australia

SEMARANG – Sepuluh juru masak alias chef dari hotel dan restoran ternama yang ada di Semarang, beradu gengsi. Mereka mengikuti Cooking Competition yang digelar...