Stok Melimpah, Harga Sembako Stabil

192
SIDAK: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, blusukan ke Pasar Kajen untuk memantau harga sembako menjelang lebaran. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, blusukan ke Pasar Kajen untuk memantau harga sembako menjelang lebaran. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Dua pekan menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Budi Hurip Riyantini, melakukan pantauan harga sembako dan juga berdialog dengan para pedagang yang ada di Pasar Tradisional Kajen dan Kesesi.

Dari hasil pantauan di Pasar Kajen dan Kesesi, untuk harga daging serta beras belum ada kenaikan. Harga beras justru mengalami penurunan, seperti beras IR 64 premium yang semula Rp 13 ribu per kilogramnya, turun Rp 1000 per kilogramnya.

Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Kejan, Hartadi, mengungkapkan turunnya harga beras karena adanya panen raya dibeberapa daerah, namun beras diperkirakan akan naik menjelang H–5 menjelang lebaran, karena tingginya permintaan.“Kenaikan harga beras biasanya Rp 1000 hingga Rp 1500, namun itu hanya menjelang lebaran beberapa hari saja, dan akan turun setelah lebaran usai,” ungkap Hartadi.

Bupati Asip mengatakan dari hasil pantau harga sembako di  Pasar Tradisional Kajen dan Kesesi, menjelang lebaran saat ini harga kebutuhan pokok masih dibawah harga eceran tertinggi, atau masih relatif stabil.

Menurutnya tidak naiknya harga sembako tersebut, karena adanya pasokan yang melimpah di pasar. Sehingga pedagang tidak menaikan harga dagangannya, meski kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran meningkat.

“Pedagang jangan sampai dimanfaatkan orang-orang tertentu, untuk memanfaatkan momen Lebaran ini dengan mark-up harga seenaknya. Ini kita kontrol. Dan saya sudah perintahkan Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM untuk memantau harga day to day agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan karena endingnya nanti yang ke masyarakat,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa untuk suplai bahan pokok di Kabupaten Pekalongan semua lancar dan cenderung berlimpah. Hal ini berarti terjadi keseimbangan antara suplai barang dengan harganya.

Namun demikian pihaknya akan terus memastikan akan ketersediaan kebutuhan pokok tersebut karena kebutuhan akan meningkat drastis menjelang lebaran beberapa hari.“Kami berharap masyarakat pun bijak ketika berbelanja, artinya tidak berlebihan dan tidak perlu panik, karena persediaan bahan sembako, sayuran dan daging sangat berlimpah,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)