Sopir Mabuk, Pajero Hajar Becak dan Motor

Dua Orang Tewas Seketika

752
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kecelakaan maut melibatkan mobil Mitsubishi Pajero, sepeda motor, becak, dan pejalan kaki terjadi di Jalan MT Haryono, tepatnya di Bundaran Bubakan, Semarang, Senin (4/6) dinihari. Akibat kejadian ini, seorang pengayuh becak dan seorang pejalan kaki tewas seketika di lokasi kejadian.

Korban tewas diketahui bernama Hermanto, 60, pengayuh becak warga Ketileng, Kecamatan Tembalang, dan Suwidi alias Ujang, 48, warga Karangwaru, Sayung, Demak. Keduanya meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala setelah dihajar mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Musbah Hidayat, 40, warga Jalan Kauman Barat V/19 RT 06 RW 08 Palebon, Pedurungan, Semarang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan itu terjadi Senin sekitar pukul 02.00. Bermula saat mobil Pajero bernopol H 8311 DF yang dikemudikan Musbah Hidayat melaju dari arah Bangkong ke Bubakan atau selatan ke utara. Sampai di lokasi kejadian, pengemudi Pajero berusaha  menghindari pengendara motor berjaket Gojek. Namun yang terjadi, laju mobil justru hilang kendali hingga menabrak Hermanto yang sedang tertidur lelap di atas becaknya yang diparkir di tepi jalan menghadap ke utara.

“Mobil dari arah Bangkong sampai simpang Bubakan mencoba nyalip Gojek, tapi malah bablas. Pajero itu menabrak dua becak. Satu orang yang tidur di becak tewas, sedangkan satunya berhasil menyelamatkan diri,” ujar saksi Agus, warga Gajah, yang berada di lokasi kejadian.

Menurut kesaksian pria yang juga pengayuh becak ini, saat kejadian mobil Pajero melaju dengan kecepatan tinggi. Sebelum menabrak becak, mobil tersebut sempat menghantam pembatas jalan, sebelum akhirnya  menghajar becak Hermanto hingga terseret beberapa meter.

“Pertama nabrak pembatas jalan dulu, mobil belum berhenti. Baru nabrak becak (Hermanto), terus keseret nabrak pembatas bablas sampai warung depan Kampung Batik,” jelasnya.

Selain itu, mobil Pajero tersebut juga sempat menghajar sepeda motor bernopol H 5659 NA milik Budiyanto, warga Kampung Sedompyong Semarang yang terparkir di tepi jalan menghadap ke utara. Juga menabrak Suwidi alias Ujang, pejalan kaki yang kerap tidur di bangku depan warung Kampung Batik hingga tewas.

“Setelah menabrak yang pertama tadi, mobil bablas sampai warung depan Kampung Batik lalu nabrak Pak Ujang yang biasa tidur di bangku warung depan Kampung Batik. Yang membawa mobil nggak papa, tadi mau dimassa, tapi diselamatkan sama pak polisi. Waktu ditanyai, diem aja, mungkin kaget,” katanya.

Selanjutnya, kedua korban langsung dievakuasi dengan mobil ambulans ke RSUP dr Kariadi Semarang. Sementara, pengemudi Pajero diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, menjelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi,  mobil Pajero tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraan hingga akhirnya terjadi kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Dari kejadian ini, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi Pajero, Musbah Hidayat. Hasilnya, ditemukan kadar alkohol 0,6 persen di tubuhnya. Artinya, jelas Ardi, saat mengemudikan mobil, Musbah Hidayat dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol. “Ini tentunya akan memperberat sanksi yang dijatuhkan kepada pengemudi mobil tersebut,” ujarnya.

Ardi menegaskan, pihaknya akan melakukan penahanan terhadap pengemudi mobil Pajero itu. “Ini tentunya cukup fatal, maka kita akan lakukan penahanan kepada yang bersangkutan, karena mengemudikan dengan cara membahayakan. Kalaupun tidak menimbulkan korban jiwa saja, itu sudah pelanggaran, apalagi ini sampai menimbulkan dua korban meninggal dunia,” tegasnya.

Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito menambahkan, usai menjalani perawatan di RS Colombia Asia Semarang, pengemudi mobil Pajero langsung menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Laka Satlantas Polrestabes Semarang. Sugito membeberkan sebelum peristiwa itu terjadi, Musbah Hidayah mengonsumsi minuman beralkohol di sebuah kafe di kawasan Tanah Mas Semarang Utara.

“Sebenarnya dia sudah sampai di rumah.  Namun karena alasan HP tertinggal, Musbah berniat kembali ke kafe untuk mengambil HP. Namun sampai di kawasan Bubakan, justru terjadi kecelakaan,” jelasnya. (mha/aro)