Pastikan Angkutan Lebaran Layak 

238
TEMPEL: Setelah dinyatakan layak dan lolos uji ramp check salah satu bus di tempel stiker angkutan Lebaran oleh tim gabungan Polres dan Dishub Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMPEL: Setelah dinyatakan layak dan lolos uji ramp check salah satu bus di tempel stiker angkutan Lebaran oleh tim gabungan Polres dan Dishub Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan dan Polres Pekalongan Kota melakukan pemeriksaan di Terimal Kelas A Kota Pekalongan.

Beberapa bus yang bersandar, dilakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check). Untuk memastikan apakah layak untuk menjadi angkutan lebaran tahun 2018.“Kedatangan kami, untuk untuk memastikan kendaraan yang digunakan untuk angkutan lebaran sudah sesuai standar. Untuk itu, tidak disini saja semua bus di terminal akan dilakuan ramp check yang sama,” ucap Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Heribertus Slamet Widodo, Senin (4/6).

Diungkapkan pula, timnya tidak hanya memeriksa kondisi terminal dan bus. Namun juga melakukan pantauan ke Gudang Bulog Pemalang, stasiun dan berbapa terminal lain di Pantura Barat. Setelah dilkukan pemeriksaan, bus yang dinyatakan sesuai prosedur akan diberi stiker angkutan Lebaran 2018.“Kebetulan dari pemeriksaan ramp check tadi, kedua bus sudah sesuai standar SOP, tidak ditemukan pelanggaran,” jelasnya.

Sementara itu sopir Bus Coyo Jurusan Semarang Cirebon Yudi Wahyudi mengatakan pihak perusahaan rutin melakukan pemeriksaan kelengkapan bus. Karena memang rutin saat masuk ke pool langsung laporan jika bus mengalamai kerusakan ada kendala tertentu.“Biasanya kalau pulang ke pool, saya laporan ke montir apa yang kurang, nanti langsung di perbaiki, jadi sebelum berangkat bus sudah siap,” ucap Yudi.

Sementara itu Kepala Terminal Bus Kelas A Pekalongan Ali Tas’an mengatakan, untuk persiapan menjelang arus mudik pihaknya telah memperbaiki berbagai fasilitas, hal tersebut dilakukan guna memberi kenyamanan para pemudik yang menggunakan transpotasi umum.

Pihaknya juga mengerahakn seluaruh anggotanya, dnegan total 49 orang, yang terdiri dari 28 PNS dan tenaga honoree ada 21 orang. Juga dalam persiapan fisik sudah perubahan wajah dengan  pengecatan 8 koridor yang digunakan bus menunggu penumpang.

“Yang menarik kami juga sediakan ruang transit untuk menginap penumpang. Berada di lantai dua,  bisa digunakan mulai 8 Juni 2018 mendatang. Nantinya bisa menampung ratusan orang, lengkap dengan fasilitas umum seperti kamar mandi,” ucapnya.

Terkait jmlah bus di terminalnya belum ada lonjakan penumpang, karena diprediksi akan terjadi H-7 jelang Lebaran mendatang. Yang biasanya rata-rata hanya 200 bus setiap harinya. (han/bas)