1717 Pengawas TPS Dilantik

300
DILANTIK : Komisioner Panwaskab Wonosobo Sumali Ibnu Chamid saat memberikan pembekalan pada 1.717 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). (IST)
DILANTIK : Komisioner Panwaskab Wonosobo Sumali Ibnu Chamid saat memberikan pembekalan pada 1.717 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 1.717 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Wonosobo resmi dilantik, Senin (4/6). Pelantikan dipusatkan di tiap kecamatan masing masing.

Komisioner Divisi SDM dan Organisasi Panwaskab Wonosobo Nasir Salasa menjelaskan, setelah melakukan seleksi selama tiga minggu, akhirnya secara keseluruhan kebutuhan PTPS di Kabupaten Wonosobo terpenuhi. “Syarat menjadi PTPS ini cukup susah awalnya, karena usia minimal 25 tahun dan ijazah SMA, tapi dengan berbagai sosialisasi akhirnya berhasil,” katanya.

Nasir menyebutkan, 1.717 PTPS ini akan langsung bekerja di tiap wilayah desanya mengawasi tahapan Pemilihan Gubernur 2018. Sebelum pengawasan, berbagai bimbingan teknis dan pembekalan akan diberikan dalam pekan ini. “Dilantik langsung dapat pembekalan, langsung mulai bekerja mengawasi,” katanya.

Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaskab Wonosobo Sumali Ibnu Chamid menyebutkan, para pengawas TPS ini akan bekerja sebelum sampai dengan hari pencoblosan. Sebelum pencoblosan harus melakukan pemetaan TPS rawan, pengawasan kampanye di hari tenang, pengawasan netralitas ASN, pengawasan netralitas penyelenggara, dalam hal ini KPPS.

“Pengawas TPS juga mengawasi pergerakan kotak suara di desanya,” katanya.

Untuk itu, Sumali meminta kepada semua PTPS benar benar menjaga azas kerja penyelenggara Pemilu serta bekerja profesional. Berbagai potensi pelanggaran sejak awal harus dicegah dengan melakukan sosialisasi. Namun ketika ada yang melanggar harus dilaporkan. (ali/ton)