RINGSEK : Seorang petugas kepolisian mengevakuasi kendaraan korban di perlintasan KA Jalan Kokrosono, Semarang Tengah. (Afiati Tsalistati/Jawa Pos Radar Semarang)
RINGSEK : Seorang petugas kepolisian mengevakuasi kendaraan korban di perlintasan KA Jalan Kokrosono, Semarang Tengah. (Afiati Tsalistati/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang pengemudi ojek online (ojol) tertabrak Kereta Api (KA) di perlintasan Jalan Kokrosono, Semarang Tengah, Semarang, Minggu (3/6) sekitar pukul 06.30. Akibatnya, pengemudi ojek daring yang diketahui bernama Eko Siswanto tewas di lokasi kejadian.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Adi Nugroho ketika dikonfirmasi menjelaskan kronologi kejadian tersebut berawal ketika korban, Eko Siswanto, 42, warga Krajan RT 1 RW 3 Pulokulon, Kabupaten Grobogan, melintas di Jalan Kokrosono dengan mengendarai Honda Beat bernopol K 2660 AJF.

“Korban melintas dari arah utara ke selatan dan kereta datang dari arah barat ke timur,” terang Kompol Adi Nugroho.

Menurut Adi, Sebelum terjadi kecelakaan, petugas palang pintu sudah berusaha mengingatkan korban saat menurunkan palang pintu karena ada kereta barang yang akan melintas.

“Keterangan dari penjaga dan masyarakat sekitar, korban ini nekat menerobos meski tahu palang sudah ditutup. Warga dan petugas juga sudah meneriaki tapi keretanya sudah terlalu dekat,” jelasnya.

Eko Siswanto pun tak dapat menghindari maut. Ia tertabrak dan terpental sejauh 100 meter dari lokasi awal benturan. Usai terpental, korban tewas di tempat dan kendaraannya remuk. Jenazahnya langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk proses lebih lanjut.

Atas peristiwa ini, kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Ia menegaskan rambu-rambu yang ada di jalan dipasang untuk memberikan keselamatan kepada pengguna jalan. (tsa/zal)