Ribuan Pekerja Belum Terlindungi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Guna memperluas cakupan tenaga kerja yang belum terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran terus melakukan sosialisasi untuk pelindungan tenaga kerja. Tidak terkecuali kepada tenaga kerja perusahaan mikro kecil yang bukan penerima upah (BPU).

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Suryadi mengungkapkan saat ini masih ada ribuan BPU yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. “Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, populasi peduduk Kabupaten Semarang mencapai 900 ribu jiwa lebih. Dari jumlah ini, penduduk potensi untuk perlindungan tenaga kerja mencapai sekitar 500 ribu jiwa,” kata Suryadi, Minggu (3/6).

Dari 500 ribu jiwa potensi ini, yang sudah menjadi peserta perlindungan tenaga kerja baru sekitar 140 ribu. Artinya potensi untuk memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja ini masih cukup besar, mencapai 360 ribu jiwa.

Dikatakan Suryadi, dari data tersebut dijelaskan jika populasi tenaga kerja paling besar ada di sektor mikro dan petani. Ia mengakui jika untuk terjun langsung menjangkau potensi perlindungan ini, jelasnya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran memiliki keterbatasan.

“Meski begitu kita tetap berupaya mendorong cakupan perlindungan tenaga kerja ini,” jelasnya. Antara lain melalui program agen dari masyarakat. Program nasional ini, sebelumnya telah di-pilot project-kan selama tiga bulan di Kabupaten Sleman pada tahun 2017.

Oleh karena itu, di tahun 2018 ini program agen ini didorong lebih masif secara nasional dengan target hingga 10 ribu agen di seluruh tanah air. Salah satunya di Kabupaten Semarang yang menjadi wilyah kerja BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ungaran.

“Saat ini di Kabupaten Semarang sudah ada yang menjadi agen dan siapapun segmen masyarakat berkesempatan yang sama untuk menjadi agen, sepanjang persyaratan dan ketentuannya terpenuhi,” katanya.

Terutama yang memiliki jaringan luas dengan masyarakat di perdesaan. Seperti kelompok- kelompok tani, paguyuban pekerja non formal dan lainnya. Diharapkan pula, agen tersebut juga menyasar tenaga kerja non formal seperti halnya guru ngaji atau pengajar TPQ dan lain- lainnya yang selama ini aktivitasnya belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Budi Santoso menambahkan potensi pekerja BPU ini cukup luas. Seperti petani, tukang sayur, tukang ojek, pekerja bangunan bahkan juga pengemudi taksi.

“Karena pengemudi taksi ini selama ini bukan pekerja formal, namun upahnya hanya bagi hasil,” ujar Budi. Kenyataannya, para pengemudi taksi ini banyak yang belum menjadi peserta jaminan ketenagakerjaan.

Ia juga mengungkapkan, untuk menjadi agen satu kelompok minimal cukup lima orang. “Selain akan memberikan perlindungan yang lebih luas, pelaksanaannya memberikan nilai tambah bagi agen Perisai,” katanya. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -