33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Pensiun, Pemilihan Sekda Tanpa Lelang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Masa bakti Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Yulistianto sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera berakhir pada Juli mendatang. Pemkot harus segera menyiapkan pengganti sesegera mungkin. Ada kemungkinan pemilihan sekda tidak melalui mekanisme lelang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Rahmat Sutomo, Minggu (3/6). Dijelaskan bahwa tidak adanya sistem lelang pada pemilihan sekda kali ini karena  masa jabatan panitia seleksi (pansel) sekda tahun 2016 masih berlaku. Sesuai dengan regulasi masa jabatan pansel selama 2 tahun. ”Jadi nanti nggak perlu pansel lagi, kan masih berlaku,” katanya.

Karena masih berlaku, pansel dapat menggunakan hasil seleksi sebelumnya sebagai acuan untuk menyerahkan tiga nama kepada wali kota untuk dipilih satu orang sebagai sekda. Jika itu dilakukan maka akan muncul dua nama yang sebelumnya menjadi tiga besar calon sekda. Yakni Rahmat sendiri dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) dan Pemberdayaan Masyarakat (PM), Widdi Srihanto

“Ada tiga skenario yang dapat dijadikan alternatif. Pertama itu tadi (pansel), kedua penunjukan langsung oleh wali kota, dan ketiga mengangkat Plt (pelaksana tugas),” terangnya.

Tiga skenario itu, kata Rahmat, dapat dijadikan opsi oleh Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo. Seluruhnya dapat dilakukan dalam kurun waktu dua bulan ini. Menanggapi soal pergantian sekda, Rudy tak mau buru-buru menentukan sikap.

”Masih lama, nanti kalau dibahas sekarang namanya nggege mangsa. Nggak baik itu,” katanya.

Meski enggan membahas bursa sekda, dia berharap Budi Yulistyanto tidak begitu saja meninggalkan pemkot seusai pensiun. Tenaga dan pikirannya masih sangat diperlukan untuk membangun Kota Bengawan. Rudy ingin Budi berkontribusi terhadap Kota Solo dari luar pemerintahan.

”Kalau boleh memilih, saya pilih beliau ngancani saya sampai masa jabatan saya berakhir. Tetapi kita tetap butuh masukan-masukan beliau,” terang Rudy.

Sementara itu, Budi Yulis tidak mau ambil pusing terhadap calon sekda penggantinya. Dia memastikan masih banyak ASN di Pemkot Solo yang mumpuni sebagai sekda. Terkait aktivitasnya seusai pensiun, pria 65 tahun memilih untuk bersama keluarga. ”Ya momong cucu di rumah,” katanya. (irw/nik/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Kota Lama, Sinergi dengan BUMN

SEJUMLAH Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki aset di kawasan Kota Lama Semarang tergelitik untuk ikut membantu Pemkot Semarang demi mewujudkan kawasan penginggalan...

RSUD Tugurejo Datangi TP4D Kejati

SEMARANG--Dalam rangka pembangunan sejumlah proyek dan untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, serta sebagai bentuk transparansi terhadap publik maupun penegak hukum, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)...

Ancam Polisikan Pemegang Saham PT Albeta Wijaya

SEMARANG - Salah satu pemegang saham PT Albeta Wijaya, Christina Setiawati akan dilaporkan balik ke kepolisian oleh PT Janico Raya. Pelaporan ini terkait dugaan...

Dua Siswa SMPLB Hanya Ujian Sekolah

SEMARANG - Tidak semua siswa setingkat SMP mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) maupun ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Ada pula yang...

Kades se-Limpung Tolak Korupsi

BATANG - Minimnya pengetahuan akan aturan korupsi, menyebabkan banyak Kepala Desa terjebak kasus Korupsi. Sadar akan hal tersebut, Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Limpung...

Gelar Clearance Sale Peralatan Dapur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Global Elektronik di pameran HomeTech ke 37 tidak hanya menggelar program diskon untuk TV LED, lemari, AC mesin cuci dan peralatan...