Lebaran, Tetap Siaga Pelayanan

127
PELAYANAN : Selama cuti Lebaran 2018, Poliklinik RSUD Kalisari Batang tidak melayani pasien, namun pelayanan dipindahkan ke IGD. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PELAYANAN : Selama cuti Lebaran 2018, Poliklinik RSUD Kalisari Batang tidak melayani pasien, namun pelayanan dipindahkan ke IGD. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Menghadapi musim mudik dan Lebaran tahun 2018 ini, RSUD Kalisari Kabupaten Batang tetap siaga melayani pasien. Pihak RSUD memastikan akan tetap memberi layanan maksimal.

Walaupun beberapa staf menyesuaikan cuti bersama, namun nantinya RSUD akan buka selama 24 jam seperti biasanya, bahkan siap menampung pemudik yang berobat. Semua petugas juga stand by, baik dokter umum hingga dokter spesialis.

Kabid Pelayanan dan Penunjang, Utariyah Budi Astuti menjelaskan, untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, baik dokter dan tim paramedis yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun yang bertugas di ruang rawat inap, akan siaga 24 jam.

“Namun untuk layanan pasien rawat jalan, terutama di Poliklinik selama cuti Hari Raya akan diliburkan, namun pelayanan masih bisa dilakukan di IGD,” jelasnya, Minggu (3/6).

Terkait nanti jika ada lonjakan pasien, pihaknya sudah mengantipasi dengan menyiapkan ruang transit di IGD dengan pelayanan 24 jam.

RSUD Kalisari sendiri saat ini memiliki 242 ruang rawat inap, jika ada pasien BPJS kelas III yang tidak mendapatkan ruangan sesuai kelasnya, maka akan dititipkan ke ruang kelas II atau kelas I.

Ditambahkan Kepala Bidang Perawat RSUD Kalisari Samuri, untuk menghadapi Lebaran, pihaknya bahkan membentuk tim khusus yang beranggotakan 21 perawat, dari total 295 perawat yang dimiliki RSUD.

“Tim ini bertugas memberikan pelayanan saat libur Lebaran, nantinya mereka akan bertugas secara bergiilir, begitu juga dengan sopir mobil ambulan juga siaga,” ungkapnya.

Direktur RSUD Kalisari Batang dr Bekti menambahkan, kesiapan rumah sakitnya, sudah dipantau langsung oleh Kementerian Kesehatan.

“Kemarin sudah ada peninjauan dari Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Kesehatan (Dirjen Bina Yankes) Kementerian Kesehatan, untuk memastikan kesiapan kami, dan kami memang sudah siap,” tandas dr Bekti. (han/zal)