Oleh: Sartinah, S.Pd
Oleh: Sartinah, S.Pd

RADARSEMARANG.COM – MATEMATIKA merupakan ilmu dasar yang mendasari teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia.

Peran Matematika terletak pada struktur ilmu yang keterkaitan kuat dan jelas satu dengan lainnya; dan melatih pola pikir yang konsisten. Karena itu, Matematika diberikan kepada semua jenjang sekolah untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif serta kemampuan bekerjasama.

Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah model pembelajaran creative problem solving. Pembelajaran model ini merupakan variasi dari pembelajaran dengan pemecahan masalah melalui teknik sistematik dalam mengorganisasikan gagasan kreatif untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Sintaknya adalah; mulai dari fakta aktual, sesuai dengan materi bahan ajar melalui tanya jawab lisan, identifikasi permasalahan, dan mengolah pikiran sehingga muncul gagasan orisinil unuk menentukan solusi, presentasi dan diskusi.

Tulisan ini berangkat dari penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa SMA Negeri 1 Temanggung kelas XI MIPA 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 sebanyak 32 siswa. Penelitian dilaksanakan pada 14 Januari-16 Februari 2018.

Penelitian dilakukan dengan dua siklus. Hasilnya, dengan pola pembelajaran creative problem solving, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan permasalah program linear bermuatan pendidikan ekonomi kreatif.

Hal ini ditunjukkan dari kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh guru dan hasil tes evaluasi yang diperoleh siswa sangat memuaskan 90,6% nilai siswa sama dengan atau lebih dari 75. Artinya, ada peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dan menyelesaikan soal-soal metematika program linear. Motivasi dan aktifitas belajar siswa juga mengalami peningkatan.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui model creative problem solving bermuatan pendidikan ekonomi kreatif, proses pembelajaran matematika pada siswa kelas XI MIPA 1 SMA N 1 Temanggung mengalami peningkatan yang signifikan. Utamanya, kemampuan siswa berpikir kreatif dalam memecahkan permasalahan program linear. Motivasi dan aktivitas belajar siswa juga meningkat. Ini bisa dilihat dari tugas mandiri yang biasanya dikerjakan di sekolah, sekarang siswa sudah mengerjakan di rumah sebagai kegiatan eksplorasi siswa tentang materi yang akan dipelajari.

Prestasi belajar matematika pun meningkat. Hal ini dilihat dari hasil tes evaluasi siswa kelas XI MIPA 1 dengan rata-rata 77,58. Artinya, nilai Matematika kelas XI Mipa 1 untuk Kompetensi Menyelesaikan Permasalahan Program Linear di atas nilai KKM.

Saran penulis, dengan metode ini, guru harus menyiapkan tugas soal yang akan dikerjakan siswa, baik secara individu maupun kelompok. Guru jangan sampai meningalkan siswa yang sedang mengerjakan soal maupun berdiskusi. Guru tetap memantau siswa dan siap menjawab pertanyan agar siswa tidak mengalami kesulitan mengerjakan tugas-tugasnyanya. Untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok, diusahakan setiap siswa mendapat giliran agar terlihat siswa yang aktif dan yang tidak aktif dalam kerja kelompok. (*/isk)

Guru SMA Negeri 1 Temanggung