Oleh: Ika Damayanti  MPd
Oleh: Ika Damayanti  MPd

RADARSEMARANG.COM – SECARA umum, definisi media sosial adalah media online. Seperti dalam Wikipedia, media sosial merupakan sebuah media online di mana para penggunanya bisa saling berkomunikasi dan berinteraksi. Jadi pengertian media sosial di sini adalah sebuah saluran atau sarana untuk pergaulan social yang dilakukan secara online melalui jaringan internet.

Awal mula terbentuknya sosial media terjadi pada 1978 dari penemuan sistem papan buletin, yang dapat memungkinkan kita untuk mengunggah, atau mengunduh informasi, dapat berkomunikasi dengan mengunakan surat elektronik yang koneksi internetnya masih terhubung dengan saluran telepon dengan modem. Sistem papan buletin ini ditemukan oleh Ward Christensen dan Randy Suess yang keduanya adalah sesama pecinta dunia komputer.

Perkembangan sosial media pertaman kali dilakukan melalui pengiriman surat elektronik pertama oleh peneliti ARPA ( Advanced Research Project Agency) pada 1971. Kemudian diikuti dengan sosial media yang lain sampai sekarang ini terus berkembang. Kedudukan media sosial pada era digital sekarang ini yang mana pengguna media sosial sudah banyak dan erat sekali berkaitan dengan pendidikan khususnya dalam pendidikan karakter.

Dengan adanya kaitan antara media sosial dengan pendidikan maka dapat digunakan untuk peningkatan hasil belajar IPA dengan cara membuka situs pembelajaran IPA bahkan dapat membuat aplikasi yang berisikan permasalahan dalam pembelajaran IPA dan juga bisa digunakan untuk membuat latihan soal sehingga peserta didik bisa menggunakan gadget secara positif, akhirnya dengan kebiasaan berlatih lewat media sosial diharapkan meningkatkan hasil belajarnya.

Besarnya pengaruh media sosial dalam kehidupan sekarang ini khususnya untuk dunia pendidikan. Dan pengaruh yang muncul merupakan pengaruh positif dan negatif. Di mana pengaruh positif yang didapat dari media sosial adalah memperluas jaringan pertemanan, termotivasi untuk belajar mengembangkan diri, memudahkan mencari informasi pembelajarandan lebih bersahabat serta peduli dan empati.

Sedangkan pengaruh negatifnya adalah malas berkomunikasi di dunia nyata, lebih mementingkan diri sendiri, tidak ada aturan ejaan dalam tata bahasa, lahan subur bagi kejahatan, pornografi, dan penipuan. Dengan megetahui pengarih yang ada diharapkan dapat menggunakan media sosial dengan baik bahkan dapat menganggap media sosial sebagai kawan dengan beberapa cara yang dpat dilakukan. Sehingga dengan adanya  pengaruh yang muncul dalam penggunaan  media sosial  akan akan menjadi asik dengan pembelajaran IPA menggunakan media sosial seperti  Facebook, Youtube, Instagram, Whatsapp, Twiter, dan lain sebagainya.

Dengan memposting materi pembelajaran IPA dan membuat latihan soal bahkan bisa tugas diberikan lewat media sosial akan memancing peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik sehingga terjadi kenaikan prestasi belajar IPA. Selain itu dapat juga memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dengan mengunggah hasil karya peserta didik pada media sosial.

Namun perlu ditekankan pada peserta didik yang boleh diunggah adalah karya-karya yang positif yang sesuai dengan materi pembelajaran IPA. Kemudian yang dilakukan oleh pendidik adalah membuat aturan main dalam penggunaan media sosial dengan menetapkan waktu saat menggunakan media sosial agar tidak terjadi kecanduan seperti hanya dibatasi untuk menggunakan untuk situs mata pelajaran IPA atau menyelesaikan tugas pelajaran IPA. Selain pendidik, peran orang tua juga diperlukan guna mengawasi kegiatan peserta didik saat bermedia sosial. Bisa juga orangtua memantau melalui grup antara orang tua dengan pendidik atau dengan wali murid yang lain sehingga orangtua turut memotivasi peserta didik dalam belajar IPA.

Dari pengaruh-pengaruh yang timbul dalam penggunaan media sosial dapat disimpulkan bahwa media sosial tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan terutana dengan adanya era globalisasi yang menuntut pendidikan untuk bersaing dengan negara luar. Oleh karena itu, gunakan media sosial secara bijak dan anggaplah sebagai kawan baik sehingga pengaruh baiknyalah yang muncul dan dapat meningkatkan hasil belajar IPA. (igi2/aro)

Guru SMP Negeri 8 Salatiga