33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

27 Asosiasi  Doakan Sudirman Pimpin Jateng

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG– Komunitas Lintas Asosiasi mendoakan Sudirman Said terpilih memimpin Jateng periode 2018-2023. Doa itu disampaikan dalam acara Dialog Lintas Asosiasi dengan Pak Dirman, Sabtu (2/9) di Semarang.

Pada kesempatan itu hadir perwakilan dari 27 asosiasi, di antaranya asosiasi guru honorer dan pegawai tidak tetap, asosiasi angkutan online,  persatuan guru swasta, persatuan guru TK, penyuluh pertanian,  perhimpunan perempuan Indonesia, asosiasi buruh, komunitas disabilitas hingga perkumpulan modin atau marbot masjid dan musala di Jateng.

Kepada Pak Dirman, para perwakilan asosiasi itu menyampaikan persoalan beragam persoalan yang dihadapi selama ini. Mereka berharap Pak Dirman terpilih sebagai Gubernur Jateng, sehingga bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang membelit. Perwakilan dari angkutan online misalnya, meminta Pak Dirman menolak Peraturan Menteri Perhubungan yang mereka anggap membatasi ruang gerak angkutan online.

Dari kalangan guru honorer dan pegawai tidak tetap berharap Pak Dirman dan Mbak Ida bukan saja meningkatkan kesejahteraan mereka, tetapi juga mengupayakan agar meningkatkan status mereka dari tenaga honorer menjadi pegawai tetap atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari kalangan buruh, meminta pemerintah provinsi bisa mengupayakan kenaikan upah. Demikian juga halnya dengan guru-guru swasta minta agar ada semacam upah minimum guru (UMG) sehingga guru-guru swasta bisa mendapat standar pengupahan yang pantas.

Ke-27 asosiasi yang hadir semuanya diberi kesempatan menyampaikan permasalahan, harapan, dan usulnya kepada Pak Dirman.  Pak Dirman sendiri mendengarkan dengan seksama dan menjawab secara umum persoalan yang disampaikan para peserta dialog lintas asosiasi ini.

Semula sejumlah asosiasi meminta Pak Dirman menandatangani semacam kontrak politik untuk melaksanakan apa yang menjadi tuntutan mereka jika kelak terpilih sebagai Jateng 1. Namun Pak Dirman tidak dapat menandatangani kontrak politik itu karena selain perlu mempelajarinya terlebih dahulu, juga ia tidak mau ada sikap tidak percaya kepada dirinya.

“Saya bukannya tidak mau tanda tangan. Kalau begini kita rasanya tidak saling percaya. Kalau bapak-bapak dan ibu percaya kepada saya, saya tidak akan lari. Saya akan memperhatikan semua masukan dan mencari solusi satu jika sudah duduk nanti,” terang Pak Dirman dalam dialog lintas asosiasi ini.

Sebagai contoh permintaan untuk menaikkan upah buruh. Pak Dirman tidak ingin menjanjikan kenaikan dalam persentase tertentu. Dia perlu duduk dengan pengusaha dan organisasi buruh untuk mencari titik temu yang menguntungkan semua pihak.

“Kalau saya tiba-tiba menandatangani kontrak untuk menaikkan upah buruh tanpa berunding dengan pihak pengusaha, tentu ini tidak bijak. Pemerintah sifatnya fasilitator, jembatan yang menghubungkan kepentingan buruh dan pengusaha,” terang dia.

Demikian juga dengan permintaan menolak peraturan pemerintah pusat yang dianggap merugikan, seperti soal cantrang dan angkutan online. “Saya tidak boleh melawan peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Karena pada dasarnya gubernur adalah kepanjangan pemerintah pusat. Tapi saya akan mendampingi perjuangan warga saya untuk mendapatkan solusi terbaik guna melanjutkan kehidupannya,” urai Pak Dirman.

Di akhir dialog Pak Dirman memohon doa dan dukungan di Pilgub Jateng 2018 agar bisa memiliki kekuatan untuk memperjuangkan harapan dan keinginan masyarakat Jateng umumnya, dan asosiasi-asosiasi khususnya. (har/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Promosikan Potensi Kopi Wonosobo

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Festival Kopi dan Otomotif kembali digelar Pemkab Wonosobo untuk mendongkrak pertumbuhan pertanian kopi. Festival yang digelar di halaman Gedung Sasana Adipura,...

Sehari , Diterjang Lima Titik Longsor

UNGARAN – Bencana tanah longsor masih menghantui wilayah Kabupaten Semarang. Kali ini, terjadi di Desa Trayu, Kecamatan Sumowono. Bahkan dalam sehari, desa ini diterjang...

Kembangkan Porang untuk Pengawet Mi

MAGELANG--Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang saat ini getol membudidayakan tanaman porang (amorphopallus oncophillus) yang memiliki banyak manfaat. Tanaman porang bisa digunakan sebagai...

Siswi SMP Tewas Hanyut di Kalibodri

KENDAL — Seorang gadis remaja tewas di sungai Kalibodri, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon. Korban diketahui bernama Anik Setyaningrum, 14. Pelajar SMP tersebut diduga terpeleset,...

Minta Pejabat Amanah, Hendi Ajak Ke Makam Sunan Bayat

RADARSEMARANG.COM, KLATEN - Menyambut Hari Jadi ke 471 Kota Semarang, pada tanggal 2 Mei 2017 mendatang, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak seluruh pejabat...

Koyor Sambal Goreng Paling Nendang

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Bila ke Salatiga tidak mampir ke Gudeg Koyor Miroso Hajjah Sukini belumlah lengkap. Di Salatiga dan sekitarnya, kuliner yang berlokasi di sekitar Pasar...