33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Siapa Guru Pengajar Prakarya SMP?

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – KURIKULUM 2013 cukup membuat beberapa polemik di masyarakat pada umumnya dan dunia pendidikan pada khususnya. Dengan adanya kurikulum 2013 terjadi perubahan pada beberapa mata pelajaran. Ada mata pelajaran yang dihilangkan dan ada pula mata pelajaran baru yang dimunculkan. Salah satu mata pelajaran baru pada jenjang SMP adalah mata pelajaran prakarya.

Materi yang ada pada mata pelajaran prakarya jenjang SMP mencakup empat aspek antara lain kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan. Dengan begini sekolah harus menyiapkan guru yang berkompeten di dalam empat aspek tersebut. Ironisnya, belum ada lulusan ataupun guru yang memiliki kecakapan pada empat aspek tersebut. Perguruan  tinggi pun baru saja  memulai membuka jurusan ini. Mau tidak mau sekolah hanya mampu menyediakan guru yang keahliannya diakui hanya pada salah satu aspek tersebut.

Cakupan materi pada setiap mata pelajaran prakarya jenjang SMP juga berbeda di tiap aspeknya. Aspek kerajinan memuat materi yang ada pada mata pelajaran Fisika, Tata Busana, dan ketrampilan atau sering disebut SBK. Aspek rekayasa memuat materi dari mata pelajaran Fisika, Elektro, kelistrikan dan Bangunan. Aspek budidaya mencakup materi dari pelajaran Pertanian dan Biologi.

Sedangkan aspek pengolahan ada pada mata pelajaran tata boga.

Dengan adanya guru yang berbeda bidang yang mengajar prakarya jenjang SMP, maka solusi yang dapat diambil untuk pemenuhan guru prakarya jenjang SMP salah satunya dengan mengumpulkan para guru pada suatu wadah, yang populernya disebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Di sini, guru dari berbagai bidang keahlian yang ditunjuk untuk mengajar prakarya setiap jenjang SMP dapat bertemu dan bertukar pikiran sembari menyalurkan keahliannya kesesama guru prakarya, walaupun dari bidang studi yang berbeda. MGMP  ini dapat dilaksanakan dengan sekolah yang lain ataupun guru dalam satu sekolah baik bertemu secara langsung ataupun melalui media sosial.

Selain MGMP, guru pengajar prakarya juga dapat mencari materi yang dibutuhkan dan belajar dari streaming internet karena di zaman maju ini semua orang tidak dapat terlepas dari internet. Internet menyediakan semua hal yang dibutuhkan seperti materi, buku elektronik, contoh soal dan yang lainnya. Pengembangan pembelajaran dikelas pun masih dapat dibantu oleh guru bidang studi di sekolah dengan menerapkan pembelajaran berbasis Lesson Study di mana sebelum mengajar guru-guru yang tergabung dalam guru mata pelajaran prakarya dapat bertemu terlebih dahulu untuk membahas materi dan langkah pembelajarannya. Hal ini dinilai efektif karena sebelum mulai pembelajaran direncanakan bersama terlebih dahulu dan setelah selesai juga dievaluasi hasil pembelajarannya secara bersama.

Pada dasarnya semua guru yang “berlabelkan” lulusan IPA, Elektro, Kelistrikan, Bangunan, Tata Busana, Tata Boga, dan Pertanian dapat mengajar mata pelajaran prakarya jenjang SMP. Kunci sukses sebenarnya dalam mengajar mata pelajaran prakarya jenjang SMP adalah tidak malu bertanya kepada ahlinya, mau belajar dan berlatih, serta rajin membuat alat peraga maupun media pembelajaran yang mampu mempermudah peserta didik dalam memahami materi. Dengan demikian, mata pelajaran prakarya jenjang  SMP bukan lagi menjadi pelajaran yang benar-benar baru dan tidak bisa diatasi. (igi2/aro)

Guru Prakarya SMP Negeri 7 Salatiga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Seleksi Masuk dari KK

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Kebingungan orang tua yang akan mendaftarkan anaknya masuk SMP bakal berkurang. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan regulasi baru yang meniadakan stigma sekolah...

Muncul Wacana USBN Tingkat SD

"Kepala sekolah dan UPT diminta siap-siap. Dalam waktu dekat, akan ada pemberitahuan secara resmi.” Taufiq Nurbakin - Kepala Dinas P dan K Kota Magelang RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Dinas...

Solidaritas Tinggi Wujudkan Semarang Hebat

SEMARANG-Tingkat solidaritas dan gotong royong dari warga Kota Semarang saat ini sudah jauh berbeda. Hal itu seiring dengan ikhtiar yang dilakukan para pejuang untuk...

Penataan Tidak Humanis

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kalangan DPRD Kota Magelang meminta pemkot bersikap humanis dalam menata pedagang di sepanjang Jalan Mataram. Pasalnya, penataan tersebut terkesan tak terstruktur...

Festival Lereng Telomoyo Layak Dijual

UNGARAN–Festival Lereng Telomoyo dinilai cukup layak untuk dijual kepada para wisatawan mancanegara. Agenda budaya Kabupaten Semarang ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik Jawa...